Advertisement
Baru 30 Koperasi Merah Putih Di Sleman Beroperasi
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. - Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dari total 86 Koperasi Desa Merah Putih di Sleman, baru 30 unit yang mulai beroperasi. Pemkab menargetkan seluruh KDMP aktif pada Maret 2026.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Dewi Pratika Damayanti, menjelaskan bahwa meskipun seluruh unit telah memiliki kantor administrasi, mayoritas unit lainnya masih dalam tahap persiapan.
Advertisement
"Kalau kantor semuanya sudah ada, tetapi yang sudah memiliki gerai usaha baru sekitar 30 KDMP," ujar Dewi pada Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan konsep awalnya, setiap KDMP diarahkan untuk memiliki enam gerai layanan utama, yaitu:
BACA JUGA
- Kantor administrasi anggota.
- Gerai sembako.
- Apotek.
- Klinik kesehatan.
- Unit simpan pinjam.
- Gudang logistik.
Saat ini, 30 KDMP yang sudah aktif mayoritas baru mengoperasikan gerai sembako. "Kami melihat perkembangannya pelan-pelan dulu, menyesuaikan potensi masing-masing kalurahan. Sembako menjadi pilihan awal karena jejaring kemitraannya lebih mudah," tambahnya.
Dewi mengungkapkan bahwa kendala utama KDMP dalam memulai usaha adalah permodalan. Sejauh ini, modal KDMP hanya bersumber dari simpanan pokok dan wajib anggota. Beberapa koperasi masih memiliki jumlah anggota yang minim, sehingga modal yang terkumpul belum mencukupi untuk pengembangan gerai lainnya.
Salah satu contoh sukses yang disoroti adalah KDMP di Kalurahan Tamanmartani. Saat ini, anggotanya telah mencapai lebih dari 1.000 orang berkat peran aktif pemerintah kalurahan.
"Lurahnya selalu mensosialisasikan KDMP di setiap kegiatan sambang dusun. Dukungan kalurahan sangat penting untuk akselerasi perekrutan anggota," jelas Dewi. Ia juga menekankan bahwa untuk wilayah DIY, koperasi diarahkan mengoptimalkan modal internal anggota terlebih dahulu sebelum mengakses pinjaman dari bank Himbara.
Memasuki tahun 2026, KDMP di Sleman kini melangkah ke fase kedua, yakni pengembangan koperasi. Sesuai target nasional, seluruh KDMP diharapkan sudah mulai beroperasi penuh pada Maret 2026.
Selain itu, mengacu pada Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDMP, Sleman mendapatkan alokasi pembangunan lima gedung koperasi baru. Proyek ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT Agrinas Nusantara dan TNI guna mempercepat ketersediaan infrastruktur pendukung di tingkat desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




