Jembatan Gantung Jeruklegi Diperbaiki secara Swadaya

02 Maret 2018 20:20 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Jembatan gantung di Dusun Jeruklegi, Katongan, Nglipar yang rusak akibat terjangan banjir bandang di akhir November 2017 mulai diperbaiki

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jembatan gantung di Dusun Jeruklegi, Katongan, Nglipar yang rusak akibat terjangan banjir bandang di akhir November 2017 mulai diperbaiki.

Proses perbaikan dilakukan secara swadaya melalui partisipasi dari masyarakat, lembaga sosial hingga teknisi dari universitas.

Warga Dusun Jeruklegi, Katongan Ari Sudarsono mengatakan, proses perbaikan jembatan Jeruklegi sudah dimulai sejak Rabu (28/2/2018) dengan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan. Untuk perbaikan sendiri melibatkan berbagai elemen dari masyarakat hingga akademisi.

“Kami sangat terbantu dengan Posko Mangukubumi karena merekalah yang berinisiatif membangunkan jembatan yang rusak. Sedang untuk desain jembatan dibuatkan teknisi dari Universitas Atmajaya,” kata Ari kepada Harianjogja.com, Kamis (1/3/2018).

Dia menjelaskan, untuk desain, bentuk jembatan masih dibuat gantung. Namun demikian, dari segi kekuatan dan keamanan, bentuk jembatan lebih baik sehingga aman untuk dilalui masyarakat. Selain itu, agar terhindar dari terjangan banjir, rencananya pondasi jembatan akan ditinggikan satu meter dari bangunan sebelumnya.

“Kalau dilihat dari desain, bentuknya lebih bagus dan kalau sudah jadi tidak akan goyang-goyang lagi saat dilalui warga,” ungkapnya.

Menurut Ari, pembangunan jembatan ini menghabiskan anggaran sekitar Rp173 juta yang berasal dari donatur dari masyarakat. “Kami sangat berterimakasih atas bantuan dari Posko Mangkubumi karena merekalah yang menginisiasi pembangunan jembatan. Tanpa bantuan ini, maka perbaikan jembatan akan lebih lama lagi,” tutur dia.

Ia pun berharap agar perbaikan jembatan berjalan dengan lancar sehingga aktivitas warga kembali normal. “Pascabencana beberapa bulan lalu, warga tidak bisa beraktivitas dengan baik karena ada kerusakan jembatan di beberapa titik. Jadi kalau akan beraktivitas harus memutar dan membutuhkan waktu yang lebih lama,” ungkapnya.

Koordinator Posko Mangkubumi Krispatje membenarkan pihaknya ikut memberikan bantuan untuk membangun kembali Jembatan Jeruklegi yang rusak.