Finlandia Tawarkan Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Energi, Sultan Minta Bidang Lain

07 Maret 2018 22:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Pemerintah Finlandia menawarkan kerja sama di bidang pendidikan dan energi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DIY

 

Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Finlandia menawarkan kerja sama di bidang pendidikan dan energi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.

Namun, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menginginkan bidang lain, seperti teknologi industri menengah ke bawah, kopi merapi dan water treatment turut bisa dipertimbangkan oleh salah satu negara Nordik itu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Budi Wibowo mengatakan, HB X berharap Finlandia bisa membantu DIY di bidang water treatment, sebab negara itu dikenal sebagai spesialis di bidang tersebut.

Ia mengatakan untuk penerapan water treatment akan ada penjajakan lebih lanjut oleh Pemerintah Finlandia di Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo di waktu yang akan datang.

HB X, tambahnya, juga berharap Pemerintah Finlandia "memperhatikan" industri menengah ke bawah, dengan menyediakan teknologi tepat guna.

"98,4 persen industri di DIY itu kan UMKM [usaha mikro kecil menengah] yang itu butuh teknologi tepat guna. Pak Gubernur berharap mereka [Finlandia] bisa mendukung UMKM," ujar Budi di Kompleks Kepatihan usai bertemu dengan Pirjo-Liisa Heikkila dari kedubes Finlandia untuk Indonesia, yang khusus membidani urusan politik dan diplomasi publik, Rabu (7/3/2018).

Tak hanya itu, HB X, lanjut Budi, juga menawarkan ekspor kopi Merapi kepada Pemerintah? Finlandia. Kopi Merapi punya peluang karena satu orang Finlandia menghabiskan 12 kilogram kopi setiap tahunnya.

Jika kopi merapi cocok dengan lidah orang Finlandia maka itu akan jadi sesuatu yang luar biasa. "Pada Januari 2019, Pak Gubernur akan ke sana untuk promosi produk lokal."

Budi mengutarakan, rombongan dari Finlandia bersama dengan para teknisinya akan kembali berkunjung ke DIY pada 23 April mendatang. Diharapkan, pada saat itu, sudah dapat ditentukan bidang apa saja yang bisa dikerjasamakan antara kedua belah pihak.

Pirjo-Liisa Heikkila menjelaskan, pada saat pertemuan, topik tentang pendidikan dan energi adalah hal yang paling banyak didiskusikan. Ia mengatakan pihaknya berusaha menawarkan solusi di kedua bidang tersebut.

"Pendidikan adalah topik populer di sini dan Finlandia cukup bagus dalam pendidikan. Kita tahu bahwa di sini banyak ada perguruan tinggi. Itu adalah salah satu alasan saya datang ke sini," tuturnya.

Selain itu, DIY juga dinilai banyak melakukan pengembangan di kabupaten-kabupaten di bawahnya,  karena itulah Pemerintah Finlandia ingin melihat peluang yang bisa di kolaborasikan antara kedua belah pihak.

Heikkila menambahkan, pihaknya berencana melaksanakan "Nordic Show" di DIY pada bulan depan. Nordic Show sebelumnya sudah pernah dilakukan di Jakarta bersama dengan negara-negara Skandinavia lainnya.

"Jadi kami mendiskusikan tentang beberapa peluang yang bisa dilaksanakan bersama. Kami harap ini akan membawa kami kepada kerja sama kongkret," tutupnya.