Kebakaran Gunung Lawu Merembet ke Hutan Lindung Ngawi, 13 Hektare Terbakar
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Buya meminta seluruh masyarakat untuk tidak emosi dan terprovokasi
Harianjogja.com, BANTUL-Buya Syafii Maarif mengunjungi lokasi terbakarnya gazebo dan mihrab Musala Faturrahman di Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan pada Rabu (14/3/2018) pagi.
Buya melihat langsung kondisi terkini lokasi tersebut yang hingga kini masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Paud TK Kasih Ibu.
Dalam kunjungannya itu, Buya menyampaikan beberapa pesan. Ia meminta seluruh masyarakat untuk tidak emosi dan terprovokasi. Namun, sebisa mungkin membantu pihak kepolisian agar dapat secepatnya mengungkap kasus ini.
Buya juga berpesan agar semua pihak tidak membuat tafsiran liar terkait kejadian di tempat ibadah ini. Menurutnya jika tanpa didasari oleh bukti-bukti yang kuat, tafsiran tersebut hanya akan memperkeruh suasana.
Buya mengatakan, hal yang harus dilakukan masyarakat kini adalah mendorong pihak kepolisian agar jelas siapa biang kerok dari kasus ini. Pihaknya juga mewanti-wanti seluruh pihak jika pelaku berhasil diungkap, tidak boleh ada yang main hakim sendiri namun harus diintrogasi sedetail mungkin. "Harus dipastikan apa dia bertindak sendiri atau ada aktor intelektual di belakangnya," ucapnya.
Lebih lanjut Buya menegaskan ini termasuk dalam kategori teror. Pasalnya tindakan yang masih kabur pelakunya ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Masyarakat menjadi khawatir hal serupa bisa terjadi di wilayahnya. Buya kembali mengingatkan soal persatuan dan kesatuan.
Menurutnya semua orang harus menjaga kebhinekaan bangsa. Sebab keberlangsungan hidup bangsa ini tergantung pada sikap saling menghormati perbedaan yang ada. "Bangsa ini bangsa kita semua, yang mendirikan semua golongan. Masing-masing punya saham dalam terwujudnya bangsa dan negara ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran Gunung Lawu meluas ke hutan lindung Ngawi. Tiga titik api masih menyala dengan luas area terbakar sekitar 13 hektare.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.