Banjir Rob Pati Rendam 73 Rumah dan 85 Hektare Tambak
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Buya meminta seluruh masyarakat untuk tidak emosi dan terprovokasi
Harianjogja.com, BANTUL-Buya Syafii Maarif mengunjungi lokasi terbakarnya gazebo dan mihrab Musala Faturrahman di Desa Jambidan, Kecamatan Banguntapan pada Rabu (14/3/2018) pagi.
Buya melihat langsung kondisi terkini lokasi tersebut yang hingga kini masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Paud TK Kasih Ibu.
Dalam kunjungannya itu, Buya menyampaikan beberapa pesan. Ia meminta seluruh masyarakat untuk tidak emosi dan terprovokasi. Namun, sebisa mungkin membantu pihak kepolisian agar dapat secepatnya mengungkap kasus ini.
Buya juga berpesan agar semua pihak tidak membuat tafsiran liar terkait kejadian di tempat ibadah ini. Menurutnya jika tanpa didasari oleh bukti-bukti yang kuat, tafsiran tersebut hanya akan memperkeruh suasana.
Buya mengatakan, hal yang harus dilakukan masyarakat kini adalah mendorong pihak kepolisian agar jelas siapa biang kerok dari kasus ini. Pihaknya juga mewanti-wanti seluruh pihak jika pelaku berhasil diungkap, tidak boleh ada yang main hakim sendiri namun harus diintrogasi sedetail mungkin. "Harus dipastikan apa dia bertindak sendiri atau ada aktor intelektual di belakangnya," ucapnya.
Lebih lanjut Buya menegaskan ini termasuk dalam kategori teror. Pasalnya tindakan yang masih kabur pelakunya ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Masyarakat menjadi khawatir hal serupa bisa terjadi di wilayahnya. Buya kembali mengingatkan soal persatuan dan kesatuan.
Menurutnya semua orang harus menjaga kebhinekaan bangsa. Sebab keberlangsungan hidup bangsa ini tergantung pada sikap saling menghormati perbedaan yang ada. "Bangsa ini bangsa kita semua, yang mendirikan semua golongan. Masing-masing punya saham dalam terwujudnya bangsa dan negara ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Caramelo, suporter ikonik Meksiko, kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Ia telah mengikuti El Tri sejak 1986 dan kini menjalani turnamen ke-11.
Fitur Personalized Collections di App Store Apple menuai kritik karena diduga mengandalkan pengumpulan data pengguna secara ekstensif untuk rekomendasi aplikasi
Kolombia menjadi tim ketujuh yang memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan RD Kongo 1-0. Berikut daftar lengkap tim yang sudah lolos
KPK membuka peluang memeriksa pejabat BPOM dan Kemendag setelah muncul dugaan aliran dana PT Blueray Cargo dalam sidang kasus Bea Cukai.
Kolombia lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan RD Kongo 1-0 dalam laga yang diwarnai tiga gol dianulir.