HUT ke-81 RI, Pekerja Seni Budaya Pakem Dapat Perlindungan BPJamsostek
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Peresmian PTSP ini untuk meningkatkan pelayanan
Harianjogja.com, SLEMAN-MTsN 8 Sleman menjadi yang pertama dan satu-satunya MTsN di Sleman yang memiliki Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Layanan tersebut diresmikan Jumat (16/3/2018) ini.
Kepala MTsN 8 Sleman Sigit Sugandono menjelaskan, peresmian layanan tersebut digelar di sela-sela kegiatan milad madrasah ke-40 tahun ini. Keberadaan PTSP tersebut bertujuan untuk mempermudah layanan ke masyarakat terkait semua pelayanan pendidikan. "Peresmian PTSP ini untuk meningkatkan pelayanan. Ini yang pertama dari 10 MTsN di Sleman," katanya, Kamis (15/3/2018).
Dengan PTSP, proses layanan dapat lebih mudah dan cepat. Misalnya untuk mengurus legalisir ijazah atau mutasi siswa hingga proses penerimaan siswa baru akan dibuat lebih cepat dan singkat. "Kalau dahulu mengurus legalisir ijazah waktunya lama, dengan PTSP waktunya hanya 10 menit. Jadi fasilitas layanan ke masyarakat ini lebih mudah dan cepat," katanya.
Sementara, Ketua Panitia Milad MTsN 8 Sleman Rohmat mengatakan, banyak kegiatan yang digelar untuk memeriahkan milad tahun ini. Selain berbagai perlombaan, madrasah juga menggelar sepeda sehat, pasar murah, dan pengobatan gratis. Pada Kamis pagi misalnya, sebanyak 630 orang mengikuti sepeda sehat. Peserta mengelilingi rute seputar desa hingga kembali ke madrasah.
Menurut Rohmat, sepeda sehat tersebut merupakan bagian dari kampanye madrasah agar siswa gemar menggunakan sepeda. Alasannya, status mereka sebagai siswa MTs belum cukup umur untuk menggunakan sepeda motor. "Pengobatan gratis diikuti oleh 175 orang baik masyarakat sekitar hingga 70 orang tua siswa yang tidak mampu. Kami juga menggelar pentas seni dan berbagai perlombaan," katanya.
Selain itu, pihak madrasah pada milad ke-40 ini juga mewisuda sebanyak 30 siswa tahfid angkatan kelima. Mereka diwisuda karena mampu menghafal juz ke 30. "Tahun ini kami bertekad menjadikan madrasah ini sebagai madrasah hebat dan bermatabat. Selain melahirkan siswa siswi yang cerdas kami juga membekali mereka dengan akhlak dan budi pekerti yang baik," ujar Wakil Kepala MTsN 8 Sleman ini.
Salah satu pendidilan karakter yang ditanamkan adalah membiasakan para siswa untuk salat dhuha berjamaah, melakukan tadarus Alquran sebelum mengikuti proses belajar di kelas. "Kami juga membekali dengan kegiatan di luar kelas seperti Bimbel dan berbagai pelatihan kepada siswa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Program Manajemen Talenta Nasional di ISI Jogja menyiapkan talenta seni, olahraga, riset, dan inovasi untuk berkontribusi pada ekonomi nasional.
Sebanyak 785 lansia penerima bansos Kulonprogo terindikasi judol. DPRD meminta penelusuran dan evaluasi agar bantuan tepat sasaran.
Pengetahuan masyarakat adat dinilai masih sering diabaikan dalam kebijakan konservasi Indonesia meski mereka menjadi penjaga lingkungan.
UII menyambut 5.326 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Rektor UII menekankan kompetensi, keberanian, dan kerendahan hati.
Kabut asap Kalimantan menyeberang ke Filipina. Udara Manila masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya dan sekolah diliburkan.