Tadarus 30 Juz Al Quran Tandai Puncak Lustrum MTs Negeri 4 Bantul

19 Maret 2018 07:20 WIB Nina Atmasari Bantul Share :

MTsN 4 Bantul memperingati lustrum ke-8 yang jatuh pada Jumat (16/3/2018) dengan mengajak siswa tadarus 30 juz

 

 
Harianjogja.com, BANTUL—MTsN 4 Bantul memperingati lustrum ke-8 yang jatuh pada Jumat (16/3/2018) dengan mengajak siswa tadarus 30 juz.

Kegiatan ini merupakan puncak acara lustrum setelah sebelumnya diadakan beberapa rangkaian kegiatan berupa aksi bersih masjid di lingkungan sekitar madrasah, tryout, lomba menyanyi, dan MHQ untuk tingkat SD, jalan sehat dan pentas seni serta diakhiri dengan pengajian.

Ketua Panitia, Sri Dwi Astuti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan lustrum ini bertema “Get enjoy, Fun, Healthy, Smart, and Religius Children.” Tema tersebut sejalan dengan visi  madrasah yaitu membentuk siswa cendekia, terampil, karakter islami, dan mencintai alam.

“Semuanya terangkum dalam rangkaian kegiatan yang telah kami laksanakan dalam rangka lustrum ke-8,” ungkapnya, di sela kegiatan.

Sementara itu, Surahmanto, Kepala Madrasah, menyampaikan harapannya kepada orang tua untuk membantu menyukseskan program –program madrasah.

“Kami mohon kerja samanya untuk membantu madrasah mencapai tujuan sesuai visi misi madrasah,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, acara diselingi dengan maqro’ surat Al Balad dari siswa tahfidz. Siswa diminta untuk melanjutkan bacaan maupun menyebutkan bacaan pada surat yang dipilih oleh pembimbing.

Hadir dalam acara tersebut Kasubag Tata Usaha Kemenag Bantul, Kapolsek Bantul, Danramil Bantul,  Dikpora, dan Dewan Sekolah. Turut memeriahkan acara tersebut Sekolah Menegah Kejuruan dari 9 SMK yang berada di Bantul yang mendirikan stand promosi dan mengisi acara pentas seni.

Puncak acara inti dalam lustrum ini adalah pengajian oleh Nuri Mustofa dari Kasihan, Bantul. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa selain guru, orang tua memilki peran penting dalam mendukung kesuksesan anaknya.

“Madrasah merupakan pilihan yang tepat untuk mendidik putra putri yang tidak hanya cerdas intelektual saja, tetapi membangun akhlaq terpuji," ungkapnya.