Ini Jurus Pemkab Gunungkidul Melawan Makelar Tanah

21 Maret 2018 09:40 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Pemkab akan siapkan land banking untuk investor.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan menyiapkan land banking untuk keperluan para investor dan mengantisipasi oknum warga yang menjual tanah dengan harga yang tidak masuk akal.

Staff Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan penyediaan lahan tersebut untuk mendukung kemajuan pariwisata di Gunungkidul, karena kendala yang sering dihadapi yaitu penyediaan tanah.

"Untuk mengatasi oknum-oknum warga sekitar tempat pariwisata mempermainkan harga tanah kami dalam rapat tadi akan mengantisipasi dengan program land banking. Garis besar land banking adalah nantinya pemerintah daerah akan menyediakan tanah untuk investor bisa dengan sewa atau menjualnya," tuturnya setelah Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019, di Bangsal Sewokoprojo, Selasa (20/3/2018).

http://m.harianjogja.com/?p=902628">Baca juga : Harga Tanah di Kulonprogo Gila-Gilaan, Warga Lokal Sendiri yang Bakal Rugi

Menurutnya oknum yang mempermainkan harga tanah akan menyulitkan investor yang akan masuk ke daerah-daerah wisata di Kabupaten Gunungkidul.

Selain itu dia berharap dalam pengembangan perekonomian masyarakat di sektor pariwisata perlu peran atau integrasi dengan OPD terkait untuk turut mengembangkan kepariwisataan.

Dia mencontohkan integrasi itu antara Dinas Pertanian dan Pangan, dengan Dinas Pariwisata . “Contoh kasus dari Pertanian dan Pangan jadi ceriping atau tapai dikemas dan menjadi oleh-oleh atau daya tarik khas, namun penyediaan bahan bakunya harus ada terus,” ujarnya.

Dia juga mengatakan dalam rapat mendapatkan masukan untuk memberikan hadiah atau penghargaan kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang mampu mengelola tempat wisata dengan baik.