Advertisement

BMKG: Kemarau di DIY, Gunungkidul-Bantul Pertama, Pakem-Cangkringan Terakhir

Newswire
Jum'at, 06 April 2018 - 12:05 WIB
Nugroho Nurcahyo
BMKG: Kemarau di DIY, Gunungkidul-Bantul Pertama, Pakem-Cangkringan Terakhir Ilustrasi kemarau di ladang pertanian - Bisnis Indonesia/Rachman

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksikan awal musim kemarau di DIY terjadi pada akhir April 2018 dimulai di sebagian besar wilayah Gunungkidul dan seluruh Kabupaten Bantul.

"Musim kemarau DIY mulai dasarian (sepuluh hari) ketiga April," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Djoko Budiono, Jumat (5/3/2018).

Advertisement

Seperti tahun-tahun sebelumnya, awal musim kemarau akan terjadi secara bertahap. Pada dasarian ketiga April, kemarau dimulai di sebagian besar Kabupaten Gunungkidul kecuali Kecamatan Gedangsari dan Ngawen bagian utara, serta seluruh wilayah Kabupaten Bantul.

Selain itu, awal kemarau juga terjadi sebagian wilayah Kabupaten Kulonprogo meliputi Temon bagian timur, Kokap bagian timur, Wates, Pengasih, Panjatan, Lendah, Galur, Sentolo, serta Nanggulan." Paling akhir kemarau terjadi di Pakem bagian utara atau kawasan Gunung Merapi," kata dia.

Menurut dia, suatu wilayah dikatakan telah memasuki musim kemarau apabila intensitas curah hujan telah tercatat kurang dari 50 milimeter perdasarian.

Saat ini, menurut Djoko, wilayah DIY masih dalam fase pancaroba, namun pembentukan awan-awan hujan mulai sedikit berkurang.

Pembentukan awan hujan berkurang antara lain disebabkan adanya pola angin tertutup di sebelah barat Sumatra serta tekanan rendah di selatan Sumatra yang menyebabkan pola angin yang masuk disebagian wilayah Jawa termasuk DIY berasal dari selatan atau tenggara.

"Namun demikian masyarakat diharapkan selalu mewaspadai potensi munculnya hujan ringan hingga sedang, karena masih berpotensi muncul terutama di wilayah utara dan tengah DIY," kata Djoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang

News
| Sabtu, 04 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement