Ilustrasi sertifikat./JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SLEMAN-Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman mengalokasikan sebanyak 5.000 bidang tanah yang masuk pada Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) 2018.
Sekretaris Desa Caturharjo Nilawati mengatakan, saat ini sudah terkumpul daftar nominasi sebanyak 1.700 bidang tanah. “Dari tahun 2017 akhir kita sudah sosialisasikan, mulai Januari kita sudah gencar pemberkasan dan pematokan tanah,” ujarnya.
Nila berharap, pada September tahun ini, 5.000 bidang tanah di Caturharjo sudah bersertifikat. Apabila ketika sudah didaftarkan dan tidak tersertifikat karena masih bersengketa, menurut Nila itu sudah bukan lagi urusan pemerintah desa.
“Kita sudah fasilitasi, apabila sebagian bidang tanah tidak tersertifikat dan masih bersengketa itu bukan lagi tanggung jawab kami, karena kami sudah memfasilitasi pemberkasan, maupun sengketa tanah, dan target kami untuk mendaftarkan 5.000 bidang sudah terpenuhi,” kata Nila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.