2019, Fasilitas & SDM UNBK Akan Diperkuat

Ilustrasi UNBK. - JIBI
11 April 2018 23:10 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com,JOGJA--Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/SMK 2018 di DIY relatif berjalan lancar. Ke depan akan diupayakan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas komputer untuk pelaksanaan UNBK di tahun berikutnya.

Kasi Perencanaan Bidang Perencanaan dan Standardisasi Pendidikan Disdikpora DIY Bahtiar Nurhidayat menjelaskan secara umum pelaksanaan UNBK di DIY baik SMK maupun SMA berjalan lancar.

Kendala yang dihadapi berupa masalah klasik seperti listrik mati karena kondisi alam. Akan tetapi, masalah listrik dapat diatasi langsung di level sekolah dengan menunggu hingga listrik menyala. Karena dalam catatan, listrik mati yang terjadi tidak berlangsung lama sehingga laporan tidak sampai ke helpdesk UNBK Disdikpora DIY.

"Kalau sekolah memiliki anggaran diperbolehkan saja pengadaan genset atau menyewa, tetapi itu tidak menjadi kewajiban dan jangan dipaksakan. Karena faktanya saat ini memang ketergantungan terhadap listrik seperti SMK cukup tinggi," katanya saat ditemui Harian Jogja di Kantor Disdikpora DIY, Rabu (11/4/2018).

Kendala lain berkaitan dengan sinkronisasi soal yang dilakukan beberapa hari jelang pelaksanaan UNBK. Ada beberapa laporan dari sekolah yang prosesnya berjalan lambat karena fasilitas komputer kurang mendukung, salah satu penyebab kemungkinan ada virus. "Tetapi masih bisa diatasi meski waktu sinkronisasi agak lama, kalau komputer kan biasa ada virus dan lain-lain," kata dia.

Ia menambahkan fasilitas diusahakan akan diperkuat, terutama sejumlah sekolah yang masih menumpang disarankan untuk mulai mencicil menambah komputer. Tetapi pengadaan komputer dengan alasan hanya untuk UNBK tidak diperbolehkan, melainkan harus untuk kebutuhan media pembelajaran di sekolah.

"SDM untuk proktor di setiap sekolah sebenarnya cukup. Ke depan hanya perlu dikuatkan saja dengan pelatihan karena mereka memanfaatkan ini ada yang cuma setahun sekali. Kecuali kalau ujian sekolah juga sudah pakai komputer," ucapnya.

Salah satu petugas helpdesk UNBK 2018 Sastro mengatakan berdasarkan pantauan, di DIY nihil laporan kendala teknis yang masuk melalui e-ticket. "Karena proktor di sekolah sudah mampu mengatasi kendala yang dihadapi. Jadi nihil yang masuk ke laporan e-ticket," kata dia.

Berdasarkan data yang masuk ke Disdikpora DIY, hingga Rabu (11/4/208) ada empat peserta UNBK SMA yang tidak masuk dan harus mengikuti UNBK susulan. Antara lain, SMA 1 Pajangan ada satu siswa untuk semua mata pelajaran UNBK, SMAN 1 Sewon ada satu siswa, SMAN 1 Banguntapan satu siswa dan MAN 4 Bantul ada satu siswa tidak hadir saat mata pelajaran matematika.

"Untuk UNBK susulan bisa dilakukan di sekolah masing-masing, prosedurnya sama ada proktor, pengawas, teknisi," ujar Bahtiar.