Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Rektor UMY Gunawan Budiyanto (berdiri) sedang menyampaikan laporan tahunan, Rabu (18/4/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, BANTUL-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mulai melakukan ancang-ancang untuk menghadapi kampus asing yang bakal menyerbu Indonesia. Selain menerapkan pembelajaran dengan sistem online, percepatan karir dan jenjang pendidikan dosen terus dilakukan.
Rektor UMY Gunawan Budiyanto menjelaskan, tantangan dunia pendidikan khususnya pendidikan tinggi semakin berat seiring perubahan zaman yang pesat. Adanya pasar bebas mendorong banyak perguruan tinggi (PT) asing dengan mudah masuk ke Indonesia. Selain itu tuntutan dunia kerja terhadap lulusan yang berkompeten menuntut PT dalam negeri dapat bersaing secara kualitas agar mampu bertahan di level nasional maupun internasional.
"Terlebih lagi saat ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan revolusi information and communication technology, dalam segala aspek seperti big data yang dapat menggerakkan industri dan kecerdasan buatan. Karena itu penjaminan mutu perguruan tinggi yang dulu berbasis input-proses, harus beralih output-outcome," ungkapnya dalam Rapat Senat Terbuka Laporan Tahunan Rektor dan Pidato Milad UMY ke-37, Rabu (18/4/2018).
Oleh karena itu, lanjut Rektor, pihaknya melakukan berbagai upaya, salah satunya melakukan pembenahan proses pembelajaran dan atmosfer akademik. Sebagai bentuk kesiapan UMY menghadapi revolusi industri 4.0 pihaknya mulai menerapkan pembelajaran online melalui e-learning. Tujuannya untuk meningkatkan interaksi antar mahasiswa dan dosen dengan mengombinasikan pertemuan dalam kelas dan pembelajaran elektronik.
"Saat ini semua prodi di UMY mengembangkan e-learning, termasuk pascasarjana dan sekolah vokasi," kata dia.
Gunawan menegaskan, guna menambah semangat dosen salam menyusun materi kuliah untuk pembelajaran online, pihaknya memberikan hibah Sistem Pembelajaran Daring Indonesia (Spada) kepada 72 tim dosen dari berbagai mata kuliah pada semester genap tahun akademik 2017/2018.
Program hibah Spada dari Kemenristekdikti UMY mendapatkan sebesar Rp199 juta untuk lima mata kuliah.
"Mata kuliah itu diselenggarakan dengan mahasiswa PT lain sebagai peserta, sehingga kami diakui sebagai lima besar PT penyelenggara Spada 2017," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Rektor, program percepatan karir dosen juga dilakukan dalam pengembangan SDM. Hingga April 2018, UMY memiliki 629 dosen, terdiri atas 240 doktor dan 285 master. Saat ini 104 dosen sedang menempuh studi program doktoral di dalam maupun luar negeri melalui beasiswa Kemenristekdikti, Fulbright, ADS, dan beasiswa internal.
"84 dosen juga akan menjalani S3 di 2018, 15 orang mengikuti bridging ke Asia University, 11 orang siap berangkat S3 bulan September 2018," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Transformasi ekonomi di DIY dan Jawa Tengah dinilai tidak sepenuhnya menggeser akar budaya lokal.
Jelang Iduladha 2026, Dispertapang Kulonprogo perketat pengawasan hewan kurban. PMK nol kasus, namun ancaman penyakit lain tetap diwaspadai.
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.