Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Kondisi bangunan usai diterjang puting beliung di Jogja, Selasa (24/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah bangunan porak poranda dan pohon tumbang di Baciro, Gondokusuman, Jogja usai diterjang angin puting beliung, Selasa (24/4/2018) siang.

Dalam pantauan Harianjogja.com, atap kediaman Kabul pemilik Kabul Galeri porak poranda terkena angin puting beliung. Kampus APMD pun turut terdampak. Sejumlah pohon tumbang.

Para relawan dibantu mahasiswa kemudian membersihkan potongan pohon yang tumbang.

Seorang warga yang juga relawan, Santoso, kemudian memasang tanda sementara pendirian Posko Pengaduan Bencana di Gendeng GK IV/972 Baciro. Posko ini digunakan untuk pendataan terhadap warga terdampak angin puting beliung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.