Advertisement
SBMPTN 2018 di DIY, Pengawas Ruangan Akan Melibatkan Guru
Ilustrasi ujian masuk PTN. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Panitia pusat Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 menutup pendaftaran pada Jumat (27/4) pukul 22.00 WIB. Total pendaftar sebanyak 860.001 peserta, 43.736 peserta di antaranya mendaftar melalui Panlok 46 DIY.
Dalam pengawasan ujian, Panlok 46 DIY akan melibatkan guru karena akan menggunakan 26 sekolah.
Advertisement
Ketua Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Prof. Ravik Karsidi menjelaskan, jumlah pendaftar jalur SPBMTN mencapai 860.001 peserta, terdiri atas peserta ujian Saintek 341.290, Soshum 359.140 dan Campuran 159.571 peserta.
Dari total angka itu, peserta reguler sebanyak 672.816 dan Bidikmisi 187.185 peserta. Mereka yang akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) sebanyak 833.820 peserta dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta yang didalamnya termasuk 1.000 peserta akan menggunakan Android.
BACA JUGA
"Pelaksanaan ujian tulis SBMPTN 2018 pada tanggal 8 Mei 2018 secara serentak di 42 panitia lokal. Kesiapan Panlok untuk melaksanakan Utul dan UK [ujian keterampilan] telah mencapai tahap akhir. Kami imbau peserta agar memastikan lokasi tempat ujiannya sekurang-kurangnya satu hari sebelum tanggal pelaksanaan agar dapat mengikuti ujian secara tepat waktu," urainya dalam keterangan persnya, Sabtu (28/4/2018).
Koordinator Panlok 46 DIY Prof. Margana menambahkan, pendaftar SBMPTN 2018 melalui Panlok DIY mencapai 43.736 peserta, terdiri atas jalur Saintek 17.755 peserta, Soshum 20.839 peserta dan Campura 3.297 peserta. Dari data itu 1.845 tes melalui UTBK dan 41.891 melalui UTBC. Pihaknya menyiapkan sekitar 2.186 ruangan dan 4.373 pengawas dan penanggung jawab ruang (Pjr).
Setiap ruang ada 20 peserta yang akan dipantau oleh satu Pjr dan satu pengawas. Jika ruang lebih besar, akan diisi 40 peserta yang diawasi satu Pjr dan tiga pengawas. Sehingga rasio pengawasannya, setiap satu orang akan bertanggungjawab terhadap terhadap 10 peserta. Untuk UTBC antara lain akan digelar di UGM sebanyak 16.715 peserta, ISI ada 1.040 peserta, serta 11.900 di 26 sekolah, 5.439 di UNY dan 3.297 di UIN Sunan Kalijaga.
"Kemudian UTBK digelar di UGM 810 peserta, UNY 470, UIN 240, UPN 300, ISI ada 25 peserta," ungkap Margana.
Margana menambahkan, untuk pelaksanaan di 26 sekolah, akan melibatkan sekitar 119 guru dengan kriteria pangkat golongan III. Sedangkan, untuk Pjr akan diupayakan dari dosen UNY. "Untuk UNY sendiri, Pak Rektor sudah membuat surat edaran, tanggal 8 Mei semua dosen tidak boleh ada yang keluar kota, demi mensukseskan pelaksanaan SBMPTN, karena ini program pemerintah harus didukung," tegasnya.
Margana mengatakan, panitia akan membuat denah khusus untuk memudahkan pencarian lokasi sekolah. Ia menjamin adanya kemudahan dalam mencari lokasi karena sekolah yang ditetapkan sebagai tempat ujian lebih dahulu dikaji kelayakan dari sisi fasilitas dan akses transportasi.
"Sekolahnya lebih dipilih pada sistem blok lokasi, seperti di di SMKN 5 dan SMAN 8, lalu SMKN 2 dan SMKN 3 itu kan berdekatan semua jadi tidak berjauhan dan akses transportasi mudah bisa dicek melalui google map," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








