Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H Digelar Hari Ini, Ini Jadwal Lengkapnya
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Ilustrasi UMKM /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KUKM-Nakertrans) Jogja mendorong pelaku usaha mikro kecil untuk melakukan pemasaran secara online. Hal itu perlu dilakukan untuk mendukung pemasaran dengan cara konvensional.
Kepala Bidang UKM Dinas KUKM-Nakertrans Jogja Tri Karyadi Riyanto mengatakan saat ini terdapat sekitar 75% pelaku UMKM yang melakukan pemasaran secara online. Itupun didominasi pelaku usaha yang bergabung dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jogja.
Sayangnya, dari jumlah tersebut belum semua dari pelaku usaha yang fokus melakukan pemasaran produknya secara online. "Hanya sekitar 50 persen yang fokus dan menjadikan pemasaran secara online sebagai alat pemasaran utama mereka," katanya kepada wartawan, Sabtu (12/5).
Tri menjelaskan pelaku UMKM yang fokus pada pemasaran secara online sejauh ini hanya yang mampu memproduksi barang dalam jumlah banyak dan teratur. Artinya mereka memiliki stok produk yang siap dipesan dan langsung dikirim ke konsumen. Selain memiliki online shop sendiri, tidak sedikit juga yang memanfaatkan aplikasi toko online atau e-commerce. "Ini tidak hanya kerajinan ya, tapi juga dari sektor kuliner," katanya.
Menurutnya masih ada sejumlah persoalan yang dihadapi untuk pemasaran secara online. Misalnya bisa jadi pelaku UMKM belum punya rekening bank. Seringkali transaksi online ingin menggunakan bank yang sama. Belum lagi masalah tampilan foto produk atau deskripsi produk yang kurang menarik.
"Ini menjadi kendala pemasaran secara online. Ambil foto produk secara asal, padahal harus menarik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.