Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Kepolisian Resort Bantul langsung sigap meningkatkan kewaspadaan menyusul serangkaian aksi teror di Mako Brimob Depok Jawa Barat dan Surabaya Jawa Timur. Aksi teror di Surabaya dengan sasaran tiga rumah ibadah menewaskan delapan orang dan puluhan luka-luka.
Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan mengatakan sejak Minggu (13/5/2018) pagi, pengamanan di Markas Polres dan Polsek diperketat. Pengunjung yang memiliki keperluan harus membuka jaket dan juga tas.
“Pengamanan ini sudah sesuai prosedur,” kata Sahat, Minggu.
Selain pengamanan markas dan pos jaga polisi, Sahat mengatakan setiap anggota yang bertugas patroli juga tidak diperkenankan sendirian, melainkan harus ada anggota lainnya sebagai back up atau body sistem. Menurut Sahat, pengamanan body sistem sebenarnya merupakan standar kepolisian dalam setiap menjalankan tugas.
“Dengan adanya kejadian teror di tempat lain tentu kami terapkan lagi pengamanan body sistem bagi setiap anggota yang berpatroli,” ujar Sahat.
Soal pengamanan rumah ibadah, Kapolres menyatakan ada pengamanan berlapis yang melibatkan TNI. Ia tidak menyebut jumlah personel pengamanan di masing-masing rumah ibadah. Namun, bagi dia, jumlah personel pengamanan disesuaikan dengan jumlah jemaat yang beribadah.
Pengamanan tidak hanya dilakukan saat proses ibadah berlangsung, namun personel akan berpatroli secara berkala ke rumah-rumah ibadah. Dalam pantauan Harian Jogja di Gereja Santo Yakobus Klodran Bantul, pengamanan awalnya dari Polsek Bantul kota pada Minggu pagi. Namun, seusai jemaat melaksanakan ibadah, sejumlah personel polisi bersenjata lengkap kembali melakukan pengamanan di halaman gereja.
Selain Gereja Santo Yakobus Klodran Bantul, pengamanan serupa juga dilakukan di Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Ganjuran, dan Gereja Santo Yakobus Alfeus Pajangan Bantul. Sementara pengamanan di gereja lainnya dilakukan oleh masing-masing anggota Polsek dibantul Polres Bantul.
Menurut salah satu anggota polisi yang melaksanakan pengamanan tersebut, patroli tersebut sengaja dilakukan penyusul adanya aksi teror di tiga gereja di Surabaya. Menurut dia, seusai berpatroli para anggota juga diminta untuk tetap berada di Markas.
Meski ada peningkatan pengamanan, Kapolres meminta warga Bantul untuk tetap tenang. Pihaknya menjamin keamanan di Bantul bersama aparat TNI dan Pemerintah Kabupaten Bantul. “Masyarakat jangan takut, pelaku teror harus dihadapi dan dilawan bersama-sama,” tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.