Advertisement

Siap-Siap, Rekayasa Lalu Lintas di Terban Bakal Diberlakukan Mulai 7 Juni

Salsabila Annisa Azmi
Selasa, 29 Mei 2018 - 05:17 WIB
Nina Atmasari
Siap-Siap, Rekayasa Lalu Lintas di Terban Bakal Diberlakukan Mulai 7 Juni Rekayasa lalu lintas. - Solopo/Nicolous Irawan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Demi lancarnya proyek rekayasa Jalan Terban, Dinas Perhubungan Kota Jogja meminta pihak Toko Mirota Kampus mengubah akses keluar masuk kendaraan pengunjungnya.

Harapannya Mirota Kampus segera menyambut baik rencana tersebut sebab rencananya tanggal 7 Juni 2018, saat tiga lajur sudah diberlakukan, barikade bundaran UGM akan dibuka untuk mengurangi kemacetan.

Advertisement

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan saran kepada pihak Mirota Kampus tersebut diambil berdasar kajian lalu lintas yang menyatakan salah satu titik kemacetan Jalan Terban adalah arus keluar masuk kendaraan dari Mirota Kampus.

"Jadi rekomendasi kami sebisa mungkin arus keluar kendaraan jangan dijadikan satu sisi dengan arus masuk kendaraan seperti saat ini. Sebisa mungkin kendaraan keluar itu jangan ke Jalan Terban tapi ke Jalan C Simanjuntak," kata Yulianto dalam pertemuannya dengan pihak Mirota Kampus, Senin (28/5/2018).

Yulianto mengatakan Dishub Kota Jogja berharap pihak Mirota Kampus dapat bekerjasama memindah akses keluar kendaraan. Hal tersebut semata-mata agar saat proyek rekayasa, penghilangan divider dan penghilangan pohon untuk pengurangan kemacetan tidak sia-sia.

Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan DIY Bagus Senoadji mengatakan diusahakan pada 7 Juni 2018 barikade bundaran UGM akan dibuka tepat saat berlakunya tiga lajur ke arah simpang Jalan Terban. Hal tersebut tak terlepas dari peraturan bahwa H-7 lebaran tidak diperkenankan ada pekerjaan jalan.

"Fungsi bundaran UGM akan kembali seperti semula karena sudah dibuka 3 lajur. Apalagi jelang lebaran toko-toko di kawasan ini akan ramai dan padat. Intinya ini tinggal menunggu pihak Mirota mau bekerja sama [menjalankan saran kajian]," kata Bagus yang turut hadir dalam pertemuan dengan pihak Mirota Kampus.

General Manager Mirota Kampus Elisa Isnarwati mengatakan akan mendukung lalu lintas di sekitar Mirota Kampus tetap lancar, agar kunjungan ke Mirota Kampus tetap lancar. Namun untuk pengelolaan parkir, Elisa mengatakan masalah ini diserahkan sepenuhnya ke warga Terban.

"Kita masih kesulitan akses keluar masuk dengan warga Terban kalau menggunakan saran itu. Kita sudah sampaikan solusi-solusinya ke warga. Hari Rabu rencananya akan mengundang warga untuk sosialisasi ulang terkait rekayasa lajur," kata Elisa.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement