Advertisement
Reuni Perak Angkatan 93 SMP 8 Yogyakarta, Bangkitkan Nostalgia dan Wujudkan Bakti Guru dan Almamater

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kesuksesan seseorang tidak akan lepas dari peran sang guru. Atas dasar itulah, Reuni Perak angkatan 1993 SMP Yogyakarta ingin menunjukkan bakti para alumni terhadap para guru mereka.
Reuni perak Reuni Perak angkatan 1993 SMP Yogyakarta akan dilaksanakan Senin (18/6/2018) pukul 09.00 WIB di kampus SMP 8 Jalan Kahar Muzakir Terban Kota Jogja.
Advertisement
Pada acara tersebut, panitia mengundang dan menghadirkan guru-guru yang mengajar pada era 1990-an yang sebagian telah purna tugas.
Ketua Panitia Reuni, Purnomo Sumardamto menyebutkan panitia telah mengkonfirmasi ada 15 guru yang akan hadir pada kegiatan tersebut. "Kehadiran guru diharapkan dapat mengobati rasa kangen alumni, sekaligus ungkapan syukur dan terima kasih atas jasa mereka," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (13/6/2018).
Selain itu, pada acara tersebut juga akan sumbangsih alumni angkatan 1993 kepada almamater berupa bangunan taman baca outdoor dan perbaikan keramik kamar mandi. "Pembangunan taman bacaan ini untuk mendukung budaya literasi di kalangan siswa SMP 8," tambah Damto, sapaan akrab Purnomo Sumardamto.
Reuni kali ini mengusung tema Durung Suwe Uwis Selawe, Paseduluran Saklawase, yang seakan menegaskan bahwa waktu berjalan sangat cepat. "Rasanya belum lama memakai seragam putih biru, ternyata sudah 25 tahun," katanya.
Reuni akan digelar di sekolah, seakan untuk membangkitkan nostalgia. Dengan dilaksanakna di sekolah, para alumni akan mengenang setiap sudut sekolah dan kelas yang menyimpan kenangan bagi mereka.
Humas Panitia, Anis Rohmah Nurjanah menambahkan pada tahun-tahun sebelumnya, alumni selalu mengadakan kegiatan berupa bakti sosial berupa bazar smebako maupun pengobatan gratis dengan sasaran masyarakat yang membutuhkan di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lebaran H+5, Volume Kendaraan Arus Balik di DIY Mulai Berkurang
- Berangkat dari Terminal Giwangan, Ratusan Warga Ikut Program Balik Lebaran Gratis
- Parkir Alternatif di Amongrogo dan Mandala Krida Tak Diminati, Kendaraan Wisatawan Padat di Malioboro
- Menhub Lepas Ratusan Pemudik dari Jogja yang Balik ke Jabodetabek
- Mengantisipasi Kebijakan Tarif Resiprokal Donald Trump, Wali Kota Jogja Lakukan Ini
Advertisement
Advertisement