Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi sapi./IST
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Peternak sapi lokal atau peranakan ongole (PO) di Kabupaten Gunungkidul dipusingkan dengan harga jual sapi yang rendah di pasaran. Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Suseno Budi tidak menampik ihwal rendahnya harga jual sapi lokal. Namun, menurutnya hal itu wajar sebab perbedaan sapi lokal dan impor memang kentara.
Adapun pemilihan sapi lokal sebagai fokus pembibitan untuk para peternak lantaran mudahnya adaptasi di lingkungan yang ada. Berbeda dengan sapi impor semacam ras metal yang terkadang sulit beradaptasi.
"Kadang sapi impor juga sulit bunting. Terutama ternak yang sudah silang. Jadi kurang bagus [untuk dikembangkan]," kata Suseno, Minggu (24/6/2018).
Di Gunungkidul sendiri terdapat 25 kelompok peternak sapi lokal yang tersebar di Kecamatan Playen dan Kecamatan Wonosari.
Hingga saat ini Gunungkidul memiliki sekitar 150.000 sapi atau 50% dari total populasi sapi di DIY yang mencapai 310.000 ekor sapi. Dari seluruh populasi sapi yang ada di Gunungkidul 30-40% di antaranya merupakan lokal atau PO.
Hal ini dikarenakan di Gunungkidul, secara geografis maupun tipe memungkinkan sapi jenis PO untuk hidup dan berkembang. Keunggulan sapi PO dibandingkan dengan sapi peranakan lainnya yang sesuai dengan iklim di Gunungkidul adalah kemudahannya beradaptasi serta memiliki daya tahan lebih kuat. Sapi PO juga bisa bereproduksi lebih baik serta tidak boros makanan.
Kendati demikian Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul tidak memaksa para peternak untuk hanya mengembangkan sapi lokal saja. Di luar pembibitan para peternak dipersilakan mengembangkan sendiri. "Untuk silang dengan sapi metal maupun limosin silakan, tapi tetap fokus di sapi lokal," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Renovasi Mandala Krida dikaji UGM selama 5 bulan. Tribun timur yang bergoyang jadi sorotan, Pemda DIY diminta hati-hati.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.