Advertisement
Menjadi Bermutu Tidak Harus Muda, Tua pun Bisa Bermutu dan Berkualitas
Wakil Bupati Sleman, sekaligus Ketua Komisi Daerah Lanjuy Usia (Komda Lansia) Sri Muslimatun (tengah) bermain gate ball dalam sosialisasi olahraga gate ball bagi lansia 40 tahun ke atas di Pendopo Parasamya, Sleman, Sabtu (23/6/2018). - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Melalui Komisi Daerah Lanjut Usia Kabupaten Slemab (Komda Lansia) warga khususnya yang berusia senja didorong untuk memberikan kontribusi lebih. Diharapkan lansia dapat menjadi mandiri dan produktif untuk dapat mengurangi angka kemiskinan.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sleman, sekaligus Ketua Komda Lansia Sri Muslimatun pada saat acara revitaliasi kepengurusan Komda Lansia di Pendopo Parasamya, Sleman Sabtu (23/6/2018) kemarin. Dia berharap dengan adanya pengurusan yang baru dapat membangun semangat untuk berkerja dengan kompak sehingga tercapainya program kerja yang diharapkan.
Advertisement
Dengan demikian lansia dapat menjadi salah satu unsur penting yang dapat berperan dalam pembangunan daerah. "Menjadi bermutu tidak harus muda, tua pun bisa bermutu dan berkualitas dalam berkarya sesuai kemampuannya. Saya berharap kedepannya agar lansia lebih mandiri terlebih produktif yang tentu ujungnya berdampak akan menurunkan angka kemiskinan," kata dia Sabtu kemarin.
Lanjutnya lagi saat ini angka harapan hidup Sleman cukup tinggi. Namun, hal ini justru menyebabkan terjadinya pergeseran dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular, yakni penyakit degeneratif. Perubahan pola hidup dengan umur yang semakin panjang jumlah lansia akan semakin meningkat ke depannya, hal tersebut menjadi tantangan baru bagi Komda Lansia. Dengan peran dan fungsi masing-masing fungsi kelompok kerja (Pokja) Komda Lansia yang disatupadukan dalam sebuah kegiatan diharapkan mampu menjawab tantangan baru tersebut.
BACA JUGA
Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat Suci Iriani Sinuraya mengatakan, dengan pengukuhan dan revitalisasi kepengurusan Komda Lansia tersebut merupakan upaya pengembangan organisasi untuk lebih mengoprasionalkan program- program Komda Lansia.
"Pada pengukuhan tersebut juga terdapat empat penambahan program kerja yakni pokja pemberdayaan, pokja pembinaan, pokja kemitraan, dan pokja pelayanan," ujarnya.
Komda Lansia nantinya akan berperan dalam pengelolan Unit Geriatri yang akan segera dibangun. Unit tersebut merupakan pelayanan kesehatan bagi Lansia dengan sistem pelayanan one stop service. Selain itu juga mengintegrasikan perubahan pola pikir perlakuan terhadap lansia dalam materi pendidikan karaker siswa di sekolah.
Perlu diketahui pada acara revitaliasi kepengurusan Komda Lansia itu juga sekaligus dilakukan sosialisasi olahraga gate ball bagi lansia 40 tahun ke atas. Olahraga khusus lansia ini sekaligus sebagai upaya proyek kerja Komda Lansia yakni peningkatan pelayanan terhadap lansia yang humanis, salah satunya melalui dunia olahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Delegasi WCI Kagum dengan Pura Pakualaman, Diplomasi Budaya Jogja
- Perlintasan KA Tanpa Palang di Kulonprogo Disorot, Ini Masalahnya
Advertisement
Advertisement







