Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Ilustrasi kemarau di ladang pertanian/Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mengklaim musim kemarau tahun ini dinilai tidak pengaruhi terpenuhinya target pertanian di Gunungkidul. Pasalnya angka puso atau gagal panen terbilang tidak tinggi.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono mengatakan belum lama ini pihaknya menggelar rapat terkait dengan angka ramalan prediksi panen pertanian di Gunungkidul, dan angkanya tinggi.
“Target kami justru tertinggi se-DIY. Dan kami optimistis tercapai. Kami ditarget 301.926 ton, realisasi sampai April sudah 241.951 ton. Angka ini melampaui angka produksi Gunungkidul 10 tahun terakhir,” ujar dia, Sabtu (7/7/2018).
Dia berharap dengan hal tersebut dapat memenuhi kebutuhan beras di Gunungkidul. Menurutnya capaian itu terdorong dengan program Upaya Khusus Padi, Jagung Kedelai, Bawang dan Cabe (Upsus Pajale Babe).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Presiden Prabowo cek dapur MBG di Palmerah. Pastikan kualitas, kebersihan, dan distribusi makanan bergizi berjalan optimal.
Lurah Condongcatur RCS jadi tersangka kasus korupsi TKD Sleman. Penyewaan tanpa izin rugikan negara hingga Rp1 miliar.
Ketegangan di Papua Selatan uji nilai Pancasila. Proyek food estate dinilai abaikan masyarakat adat dan keberlanjutan.
Metode 30-30-30 viral diklaim bantu hidup sehat, tapi belum terbukti efektif turunkan berat badan menurut ahli.
BEM UGM resmi berubah jadi SEMA UGM, hapus Pemilwa dan dorong sistem meritokrasi dalam gerakan mahasiswa.