Advertisement
Pariwisata Gunungkidul Berpeluang Dipromosikan di Luar Negeri
Panorama dari atas bukit Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul. - IG @Jperangin
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menawarkan bantuan iklan media ruang untuk ditampilkan di sejumlah negara guna menunjang pariwisata Gunungkidul.
Menurutnya dengan upaya mengiklankan potensi wisata Gunungkidul di sejumlah negara lain ini akan mampu merangsang minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung.
Advertisement
Dia mencontohkan sejumlah daerah wisata seperti Bali telah diiklankan ke negara lain seperti Perancis, Inggris dan lain sebagianya. Teknisnya adalah dengan memasang banner ataupun gambar yang ditempelkan di sejumlah tempat umum di negara yang bersangkutan.
"Kalau berminat nanti dari kami bisa segera mengupayakan [iklan ke negara] lain," ujar Menpar dalam sambutanya dalam Dialog Nasional di Gedung Serbaguna, Siyono, Playen, Gunungkidul Selasa (31/7/2018).
BACA JUGA
Bupati Gunungkidul, Badingah menanggapi positif tawaran dari Menpar. Menurutnya dengan adanya rencana bantuan iklan ini akan membantu promosi wisata Gunungkidul. "Sangat bagus, pasalnya kalau nanti sudah diiklankan tentu akan berefek pada peningkatan kunjungan yang pastinya menunjang kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Bupati pun berencana akan menindaklanjuti penawaran ini agar bisa terlaksana. "Mudah-mudahan bisa terealisasi, nanti akan saya tanyakan lagi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- May Day Sleman Meriah, Ada Cukur Gratis untuk Pekerja
- Delegasi WCI Kagum dengan Pura Pakualaman, Diplomasi Budaya Jogja
- Perlintasan KA Tanpa Palang di Kulonprogo Disorot, Ini Masalahnya
Advertisement
Advertisement








