Advertisement
Bukan Masuk Angin, Ini Penyakit yang Mengancam di Cuaca Dingin
Warga menutup sinar matahari yang menyinari muka saat matahari bersinar terik di musim kemarau. - Harian Jogja/Nina Atmasari
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Kesehatan Bantul mewaspadai dan mengantisipasi kemungkinan munculnya berbagai penyakit terkait cuaca dingin yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Di antaranya adalah infeksi saluran pernapasan akut atau Ispa dan alergi yang dapat menyebabkan asma dan gatal pada kulit.
"Munculnya potensi penyakit ini sudah kami sosialisasikan kepada masyarakat sebagai bentuk antisipasi dini," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Maya Sintowati Panji, saat ditemui di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (8/8/2018).
Advertisement
Maya mengaku sampai kemarin belum mendapatkan laporan adanya peningkatan pasien di puskesmas, terkait kondisi cuaca dingin. Kendati demikian pihaknya perlu mengntisipsi munculnya penykit sedini mungkin. Ia mengatakan puskesmas sebagai garda terdepan kesiapsiagan layanan kesehatan masyarakat selalu siaga setiap saat.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat untuk menghindari timbulnya berbgai penyakit, dengan istirhat yang cukup, makan sayur dan buah, serta aktivitas fisik yang berkelanjutan, "Jangan lupa periksa ke layanan kesehatan sebulan sekali," kata Maya.
BACA JUGA
Kepala Puskesmas I Bantul, Suprabandari mengatakan belum ada peningkatan signifikan kunjungan pasien ke puskesmas tersebut. Jumlah kunjungan pasien pada Juli lalu tercatat sebanyak 3.216 orang. Sementara selama awal Agustus ini sebanyak 685 orang pasien. Menurutnya jumlah tersebut masih wajar karena rata-rata kunjungan dlam sebulan mencapai 3.000-an pasien.
Dari jumlah pasien yang berkunjung tersebut sebagian besar adalah karena penyakit hipertensi, flu, gangguan otot dan tulang, gangguan pencernaan atau peningkatan asam lambung, sakit gula, sakit gigi, dan sakit kepala. "Yang paling banyak adalah hipertensi," kata Supra.
Supra mengatakan meski tidak ada peningkatan kunjungan pasien saat cuaca dingin ini, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada masyarakat melalui penyuluh di tiap desa di Bantul kota. Menurut dia, jika kondisi tubuh baik, dalam kondisi apapun bisa mencegah datangnya penyakit, melalui olahraga, minum yang cukup, dan menjaga pola hidup bersih dan sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement









