Jadwal SIM Keliling Polda DIY Jumat 6 November 2026 di Kalitirto Berbah, Cek Jamnya
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Sejumlah panitia HUT ke-68 GP GPIB saat memberikan keterangan pers, Kamis (23/8/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA—Gerakan Pemuda (GP) Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) akan menggelar rangkaian Hari Ulang Tahun ke-68 pada Jumat (24/8) hingga Minggu (26/8) pekan ini. Perwakilan GPIB dari 26 provinsi di Indonesia itu akan menggelar pertemuan guna menyerukan perdamaian, toleransi dengan mengunjungi tempat ibadah bagi semua agama.
Pendeta GPIP Margamulya Yogyakarta Tuarissa mengatakan pihaknya sengaja memilih tema Membangun Spiritualitas Damai yang Menciptakan Pendamai lantaran kondisi bangsa saat ini yang didominasi oleh keretakan hubungan antarmanusia. Sebanyak 326 jemaat perwakilan dari 26 provinsi di Indonesia secara khusus akan mengikuti pembinaan dalam rangkaian kegiatan itu.
Mereka akan saling bertukar pikiran di sejumlah tempat ibadah dari semua agama di Jogja. "Kami akan mengunjungi semua, dari Masjid, Gereja, Pura, Vihara, serta tempat penghayat kepercayaan lain seperti Khong Hu Cu di Jogja. Kami ingin membangun sikap toleran dan damai," kata dia dalam konferensi pers di GPIB Margamulyo kawasan Malioboro, Kamis (23/8/2018).
Dia menambahkan, dari kalangan muslim selain Pondok Pesantren, pihaknya juga akan mengunjungi Ahmadiyah Yogyakarta serta berbagai agama lainnya. Menurut dia kondisi perbedaan yang ada di Indonesia tidak bisa ditolak karena sebagai salah satu identitas bangsa. Jogja sebagai miniatur Indonesia harus terua didorong untuk menjadi kota yang lebih toleran. "Kami akan sharing, meminta pandangan mereka tentang kami, kalau ternyata kami ada hal-hal yang negatif misalnya, kami akan perbaiki untuk menjadi positif," ucap dia.
Ketua Panitia Elbrikstamp Hertog Sambers mengatakan kegiatan itu rencananya akan dibuka oleh GKR Hemas. Kegiatan itu mendaparkan dukungan dari komunitas Gusdurian.
Ia mengatakan pengayaan dan pembahasan tentang materi peran pemuda dalam perpolitikan hingga bijak dalam bermedsos serta gereja dan masyarakat. "Terutama materi berkaitan dengan toleransi," kata dia.
Ahmad, salah satu pegiat di Komunitas Gusdurian dalam kesempatan itu mendukung kegiatan GP GPIB dalan upaya menggelar kegiatan toleransi. "Kalau nanti memerlukan bantuan untuk kunjungan ke pesantren kami siap membantu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
BBPJN Jateng-DIY mengevaluasi Kelok 23 dan menutup sementara jalur Kretek-Girijati hingga seluruh aspek keselamatan terpenuhi.
JPSM Sehati Sleman siap mendorong pembentukan KPSM di seluruh padukuhan untuk memperluas pemilahan dan pengelolaan sampah mandiri.
Kejagung mengungkap enam perusahaan yang dikendalikan Arif Kurniawan dalam kasus dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara periode 2013–2025.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan alat cetak KTP elektronik bermasalah di Lendah, Galur, dan Panjatan. Warga mengeluhkan hasil cetak bergaris.
Dinkes Sleman mengimbau warga menerapkan PHBS dan mengenali gejala ISPA di tengah perubahan cuaca, terutama pada kelompok rentan.