Produk batik dari UMKM di Manunggal Fair, Kulonprogo. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, KULONPROGO-Manunggal Fair kembali digelar. Pada tahun ini, event besar promosi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kulonprogo tersebut, dilangsungkan pada 28 September hingga 6 Oktober 2018 mendatang. Ratusan stan siap meramaikan dan memanjakan mata para pengunjung.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Aneka Usaha, Suharyanto mengungkapkan, tak banyak yang membedakan antara Manunggal Fair kali ini dengan tahun-tahun sebelumnya, kecuali lokasi yang sama sekali berbeda dan lebih sempit.
Pasalnya, Manunggal Fair 2018 diselenggarakan di Lapangan Pengasih, Jalan Purwobinoto, Kecamatan Pengasih. Kendati demikian, kegiatan tersebut tetap menampilkan ratusan stan yang siap memberikan referensi kepada pengunjung, perihal produk UMKM dan beragam hiburan.
Total, lebih dari 100 pelaku usaha akan hadir menampilkan produk unggulan masing-masing. Belum lagi, stan VIP dan Organisasi Perangkat Daerah yang juga turut mendekatkan diri dengan masyarakat Kulonprogo.
Dibuka pada 28 September 2018 pukul 15.00 WIB, pintu masuk Manunggal Fair berada di depan Bank Pasar Pengasih. Dari ruas tersebut menuju area Kantor Kecamatan Pengasih, terdapat belasan stand stan VIP yang ada di pinggir jalan.
Stand lainnya akan berada di sepanjang jalan hingga Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo. Bagi keluarga yang membawa anak-anak, sedianya ada dua area wahana permainan yang akan dihadirkan.
"Ada juga panggung rakyat, yang akan menampilkan seni tradisional dan kami sedang mengusahakan penampilan seni bagi anak muda. Namun bentuknya akustik, bukan musik yang keras seperti aliran metal, heavy metal dan sejenisnya. Panggung kami letakkan berjauhan dengan klinik, agar tak menganggu aktivitas pelayanan kesehatan di sana," ucapnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo, Rudiyanto menuturkan, sebelum ini, Manunggal Fair rencananya dilaksanakan di Taman Budaya Kulonprogo (TBK). Namun, pembangunan TBK masih berlangsung. Diskominfo menilai, penggunaan TBK yang belum sempurna, berpotensi menimbulkan persoalan.
“Riskan kalau kita memaksakan penggunaan TBK saat ini. Karena itulah, Manunggal Fair digelar di Lapangan Pengasih dengan tambahan ruas jalan sekitarnya,” kata dia.
Beberapa proyek pembangunan di Kulonprogo juga akan disampaikan kepada masyarakat melalui Manunggal Fair. Ia berharap, penyelenggaraan kegiatan ini lancar dan sukses.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.