Advertisement
Buntut Kericuhan Seturan, Satu Orang Mahasiswa Ditetapkan sebagai Tersangka
Sekelompok orang asal Papua berjalan membawa senjata tajam dari mulai Jalan Seturan hingga Babarsari, Rabu (12/9/2018)./Harian Jogja - Irwan A. Syambudi
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Pengusutan kasus kericuhan di Seturan, Caturtunggal, Depok yang melibatkan warga Maluku dan Papua kini menemui titik terang. Seorang pelaku yang terlibat aksi penusukan yang diduga menjadi biang kerusuhan telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Perkembangan penyelidikan peristiwa yang melibatkan saudara kita dari Papua dan Ambon saat ini sudah ditetapkan satu tersangka. Jadi pelaku ada beberapa orang tapi yang baru kami amankan baru satu orang, dan kami tetapkan menjadi tersangka. Beberapa orang masih dalam pencarian," kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, Kamis (20/9/2018).
Advertisement
Seorang pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial S. Ia merupakan seorang mahasiswa asal Ambon. Dia merupakan teman pelaku utama yang ada di lokasi kejadian saat terjadi penusukan di sebuah cafe Jalan Perumnas, Caturtunggal, Depok pada Rabu (12/9/2018) lalu.
"Yang diamankan ini temannya [pelaku utama pemusukan]. Ini kan termasuk pengeroyokan, Pasal 170 KUHP. Pelaku yang menusuk masih dalam pengejaran," kata dia.
BACA JUGA
Lanjutnya lagi agar tidak terjadi pertikaian kembali, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu puluhan orang Papua turun ke jalan membawa senjata, pihaknya akan memproses kasus ini dengan tagas.
"Kami melakukan proses hukum sesuai prosedur, supaya masing-masing puas. Karena tuntutan dari teman-teman Papua agar palakunya diproses secara hukum," ujarnya.
Namun demikian, mediasi tetap dilakukan. Hal ini untuk memfasilitasi kedua kelompok ini sebagai warga yang tinggal di DIY. Mediasi diupayakan akan melibatkan pemerintah daerah setempat dan juga pemerintah asal warga masing-masing kelompok yang bertikai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement








