Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Ilustari pendafataran CPNS online./menpan.go.id
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY sepakat untuk tidak memberikan prioritas pendaftar dengan nilai cum laude dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan Pemda DIY tidak akan memprioritaskan pendaftar cum laude DIY seperti halnya di kementerian dan lembaga. Dengan begitu DIY memang tidak memiliki formasi khusus cum laude.
Pasalnya untuk saat ini kebutuhan CPNS di DIY belum tersedia khusus bagi kalangan lulusan berstatus cum laude, kecuali untuk tim peneliti. "Jadi untuk DIY nggak ada [nggak diberikab kuota khusus cumlaude]," kata Gatot, Jumat (21/9/2018).
Pihaknya kini juga tengah menggodok bersama kabupaten/kota untuk menentukan jumlah indeks prestasi kumulatif (IPK) sebagai syarat bagi pendaftar. Penentuan IPK diharapkan sama antara kabupaten/kota se-DIY.
Penentuan IPK itu kata dia, diupayakan agar tidak menimbulkan kesan melakukan pembatasan terhadap pendaftar. Namun ada manfaat tersendiri ketika IPK diputuskan lebih tinggi, sehingga sejak awal pendaftaran sudah mulai tersaring.
Berbeda dengan IPK rendah maka pedaftar cenderung banyak sehingga seleksi yang dilakukan harus maksimal. Namun IPK tidak menentukan, karena lolos atau tidaknya ditentukan oleh tes. "Kami meminta masukan jumlah IPK setiap kabupaten kota dan akan segera kami rapatkan, akan diputuskan berapa," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya sudah konsultasi dengan pemerintah pusat, seleksi CPNS dipastikan tidak menggunakan wawancara, cukup dengan tes tulis. Karena tes wawancara unsur subjektivitasnya tinggi. "Kami sudah diskusikan bahwa tidak usah wawancara," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Guterres bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan mendorong dialog untuk mengakhiri konflik. Iran mengajukan proposal buka Selat Hormuz.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.