Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi memasuki fase magmatik. Warga Lereng Merapi beraktifitas normal dan tetap meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto mengatakan dari Kamis (20/9/2018) pihaknya memberitahukan warga agar tetap menjaga kewaspadaan terkait erupsi Merapi. "Saat ini warga beraktifitas seperti biasanya. Tentunya Merapi suatu saat pasti akan meletus, tapi kita tingkatkan kewaspadaan," ujar Heri pada Harianjogja.com Kamis (27/9/2018).
Heri mengatakan pihaknya mempersiapkan mitigasi bencana melalui berbagai lini. "Kan ada Destana [Desa Tangguh Bencana], juga di sekolah-sekolah yang siap dalam menghadapi bencana," katanya.
Heri mengatakan pihaknya tetap berkordinasi dengan pihak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman. Pihaknya pun sudah menyiapkan berbagai infrastuktur dalam mitigasi meletusnya Gunung Merapi.
Sebelumnya, Ketua BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan meski pihaknya memprediksi letusan Merapi masih lama, namun pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada. "Kesiapsiagaan saat Merapi untuk mengurangi dampak kerugian," ujar Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.
New York melarang AI generatif bagi siswa kelas 2-K hingga kelas 8. Ini dampak penggunaan AI terhadap kognitif dan sosial anak.
Pertamina Patra Niaga meminta masyarakat mengawasi penyaluran Pertalite dan biosolar di tengah gangguan distribusi BBM akibat sungai surut.
Arya Saloka mengungkap pengalaman menjadi cowboy dan belajar berkuda di film Empat Musim Pertiwi yang tayang 8 Oktober 2026.