Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Warga pengungsi korban gempa tsunami tidur di tenda pengungsian di Taman Gor, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10/2018)./ ANTARA FOTO-Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan ton batuan dari warga DIY untuk para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah untuk kloter kedua masih belum dikirim. Pengiriman bantuan logistik tesebut masih menunggu kejelasan moda transportasinya.
Koordinator Advokasi Informasi dan Media Posko mahasiswa asal Sulteng Sulaiman mengatakan jika pengiriman logistik untuk membantu keluarga asal Sulteng yang terdampak bencana gempa bumi beberpa waktu lalu belum bisa dikirim.
Bantuan logistik dari pakaian layak pakai, mie instan, beras dan lainnya hasil sumbangan dari masyarakat DIY dan sekitarnya itu masih menumpuk di gudang. "Ini kloter kedua yang belum bisa dikirim. Kami masih menunggu kejelasan pesawat Hercules yang akan berangkat," katanya saat ditemui di Posko, Jumat (12/10/2018).
Sebelumnya, para mahasiswa ini sempat mengirimkan bantuan logistik ke wilayah gempa pada 4 Oktober lalu menggunakan angkutan laut (Pelni). Hanya saja, sampai saat ini bantuan belum bisa diterima karena kapal-kapal laut yang akan berlabuh harus mengantre. "Makanya kami meminta agar Negara [TNI] segera menentukan kapan pesawat Hercules bisa mengangkut logistik ini ke Palu," ujar Sulaiman.
Dia berharap agar negara segera mengirimkan logistik yang mereka terima dari masyarakat untuk dikirimkan ke Palu. "Kami memohon kepada negara agar logistik ini segera dikirimkan. Sebab ini bukan barang orderan tapi merupakan amanah yang harus segera kami terimakan kepada yang membutuhkan," ujarnya.
Selama ini, katanya komitmen Pemda DIY untuk membantu mahasiswa asal Sulteng sangat baik. Pemda bahkan memberikan pengelolaan dapur umum untuk konsumsi para mahasiswa. Bahkan, Sultan juga meminta agar para rektor yang memiliki mahasiswa asal Sulteng untuk diperhatikan. "Mahasiwa asal Sulteng kata Sultan harus diberi kemudahan, jangan sampai kelaparan. Makanya ada dapur umum," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.