Advertisement

Kekeringan Belum Usai, BPBD Tambah Titik Dropping Air di Prambanan & Moyudan

Fahmi Ahmad Burhan
Senin, 15 Oktober 2018 - 15:15 WIB
Yudhi Kusdiyanto
Kekeringan Belum Usai, BPBD Tambah Titik Dropping Air di Prambanan & Moyudan Ilustrasi. - Reuters/Mike Hutchings

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman menambah titik dropping air. Program penyaluran bantuan air bersih ini akan selesai setelah memasuki musim hujan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, mengatakan BPBD Sleman kembali menerima permohonan dropping air yaitu di RT03, Dusun Kikis, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan dan SMP Negeri 2 Moyudan. Makwan mengatakan untuk Dusun Kikis, sebelumnya sudah menerima dropping air tetapi ada penambahan titik di RT03. "Kalau di Moyudan sebenarnya air mencukupi namun debitnya sangat kecil sehingga belum mencukupi untuk kebutuhan di sekolah seperti toilet, salat dan ketika les," ujarnya, Minggu (14/10/2018).

Advertisement

Di RT03 Dusun Kikis, dropping air diberikan untuk 37 kepala keluarga (KK) dengan 111 jiwa, sedangkan di SMP Negeri 2 Moyudan dropping air diberikan untuk 600 jiwa mulai dari siswa dan juga guru.

Makwan mengatakan untuk SMPN 2 Moyudan sebelumnya sudah menerima bantuan air dari pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR), namun karena kemarau yang panjang, maka debit air tidak cukup dan kembali meminta dropping air dari BPBD Sleman.

BPBD Sleman mulai melakukan dropping air ke Dusun Kikis pada Kamis (9/8/2018), sementara di Moyudan pengiriman air dilakukan mulai Senin (24/9/2018). Selama musim kemarau ini, total dropping air diberikan untuk mencukupi kebutuhan air bagi 1.023 jiwa di sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Sleman.

Menurut Makwan saat ini persediaan air masih mencukupi. Sebelumnya BPBD sudah menyiapkan 50 tangki, dan sampai saat ini sebanyak 30 tangki sudah didistribusikan. Menurutnya, dropping akan berhenti dilakukan setelah masuk musim hujan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

Kecaman Keras Muncul Atas Aturan Hukuman Mati Israel

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement