Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Salah satu adegan dalam drama kolosal yang ditampilkan di sela-sela apel Hari Santri Nasional di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Kalangan santri diminta turut aktif menyebarkan iklim sosial yang kondusif. Salah satunya adalah lewat pesan-pesan kedamaian yang disebar melalui media sosial.
"Santri harus terpanggil memanfaatkan media sosial senantiasa sebarkan kedamaian kepada siapapun," kata Suharsono, dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Trirenggo, Bantul, Minggu (21/10).
Suharsono mengaku jelang Pemilu 2019 kerap kali muncul di ranah sosial hal-hal yang berpotensi memecah belah peratuan dan kesatuan.
Carasederhana menjaga iklim kondusif adalah dengan cara memberikan komentar dan opini dengan bahasa santun dan bertanggungjawab serta penuh hikmah dan demi jaga stabilitas sosial di masyarakat.
Menurut Bupati merayakan Hari Santri sejatinya memperjuangkan nilai-nilai Islam dan jati diri keindonesiaan sebagai satu kesatuan. Demikian sebaliknya memperjuangkan keindonesiaan tanpa melupakan nilai keislaman.
Ciri santri yang paling utama, kata dia, adalah mereka yang cinta tanah air dengan berlandaskan agama. "Santri memiliki sejarah resolusi jihad, tidak semata membela kepentingan pesantren atau kaum santri tapi lebih luas adalah cintanya kepada tanah air," ucap Suharsono.
Oleh karena itu Bupati meminta para bisa menumbuhkan semangat persatuan dan persaudaraan di kalangan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Suharsono juga mengajak santri di Bantul untuk ikut mensukseskan tahapan Pemilu 2019 demi mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas. "Salah satu contohnya, jangan menjadikan sekolah dan pondok pesantren sebagai ajang politik praktis," ucap dia.
Senada, Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan meski tidak berpolitik praktis, pesantren memiliki pandangan sendiri untuk menentukan pilihan politiknya. "Pesantren di Bantul memiliki sikap politik yang tak bisa arahkan dan diintervensi. Para kai punya pandangan sendiri, punya pilihan, yang harus kita hargai," ujar Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
BGN DIY menegur pegawai SPPG Muntuk, Dlingo, Bantul, terkait video viral yang diduga mengolok-olok korban keracunan MBG di Karo.
Tiffany Young menutup konser Jakarta dengan Into the New World, lagu debut Girls' Generation yang dirilis pada 2007.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Pemkot Jogja mengevaluasi penerapan KTR di 115 lokasi. Sejumlah tempat masih ditemukan belum memenuhi indikator Perda No.2/2017.
Meta Deskripsi:Jadwal Asian Games 2026, 16 cabang olahraga Indonesia bertanding di Aichi, Tokyo, dan Gifu, termasuk final teqball tunggal putri.