Advertisement
Ungkap Rasa Syukur, Warga Dusun Dayakan dan Tegal Mindi Gelar Merti Dusun
Kirab budaya saat gelaran Merti Dusun di Dusun Dayakan dan Dusun Tegal Mindi, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Minggu (4/11/2018). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Dusun Dayakan dan Tegal Mindi, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik menggelar merti dusun. Upacara tradisional sebagai bentuk ungkapan rasa syukur warga kepada Tuhan yang Maha Esa itu dimeriahkan dengan hadrah, jatilan dan kesenian lainnya.
Ketua Panitia Merti Dusun, Padana, mengatakan acara merti dusun digelar selama dua hari yakni Sabtu (3/11/2018) dan Minggu (4/11/2018). "Di hari pertama ada khataman Alquran, ibadah bagi umat Kristen serta hadrah," katanya saat dihubungi Harian Jogja, Kamis (22/11/2018). Pada hari pertama juga digelar pengambilan air dari tiga sumber mata air di Dusun Dayakan dan Tegal Mindi.
Advertisement
Di hari kedua digelar kirab budaya dengan mengusung gunungan hasil bumi. Setelah kirab dilanjut dengan pentas seni jatilan. Padana mengatakan warga antusias mengikuti merti dusun tersebut. Selain itu, acara itu juga sebagai bentuk pelestarian budaya masyarakat.
"Merti dusun yang kami gelar merupakan tradisi lokal masyarakat untuk mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Pencipta atas segala anugerah berupa keselamatan, kesejahteraan serta kedamaian hidup," kata Padana.
Menurut Padana, anugerah itu secara nyata diterima masyarakat dalam bentuk ketersediaan sumber air yang cukup bagi kehidupan, ketersediaan tanah yang subur untuk menumbuhkan segala jenis tanaman, serta kehidupan ekonomi yang cukup dan tak berkekurangan.
Menurutnya, tujuan dari adanya merti dusun itu tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan sesama warga. "Dalam diri masyarakat tumbuh rasa memiliki dan kepedulian. Tumbuh juga semangat guyub rukun dan kerja sama untuk kesejahteraan bersama," ujarnya.
Kepala Seksi Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo, menyatakan Pemda DIY selalu mendorong dan mendukung kegiatan pelestarian budaya yang digelar oleh masyarakat. "Gelar budaya seperti merti dusun yang diadakan di Dusun Dayakan dan Tegal Mindi di Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, memberi ruang potensi yang ada di daerah itu dan menjadi ajang kreativitas juga budaya bagi masyarakat," ujar Wardoyo, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Yusril: Penempatan Perwira Polri di Jabatan Tertentu Tetap Sah
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Labuhan Merapi 2026 Jadi Magnet Wisata Budaya di Lereng Gunung Merapi
- Rute Trans Jogja, Ini Daftar Lengkap 15 Jalur Aktif Saat Ini
- Libur Isra Mikraj 2026, Kunjungan Wisata Bantul Tembus 22.798 Orang
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 21 Januari 2026
- DPRD Kulonprogo Tetapkan 11 Propemperda Prioritas Rampung 2026
Advertisement
Advertisement



