Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Patung kepala B.J. Habibie yang sedang dikerjakan oleh dua orang seniman Bantul, Sabtu (24/11/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Patung Presiden Ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie yang akan dipasang di pintu gerbang Bandara Djalaluddin, Gorontalo, ternyata bikinan dua perupa asal Bantul. Kedua seniman patung itu masing-masing adalah Soewardi dan Lutse Lambert Daniel Morin.
Hingga kini progres pembuatan patung senilai Rp1,7 miliar itu sudah mencapai sekitar 65%. dalam mengerjakan patung tinggi tujuh meter, lebar dua meter, dan berat sekitar empat ton itu, Soewardi dan Lutse dibantu oleh sekitar 10 orang yang bekerja sejak Agustus lalu.
"Targetnya akhir tahun sudah harus terpasang di Gorontalo. Kami masih memiliki waktu sekitar dua pekan," kata Lutse, disela-sela menerima kunjungan Pemerintah Provinsi Gorontalo di rumah produksi patung di Kentolan Kidul, Guwosari, Pajangan, Bantul, Sabtu (24/11/2018).
Lutse mengatakan bahan pembuatan patung itu adalah perunggu setelah melalui proses pencetakan melalui gipsum, fiber, baru kemudian dengan logam cair. Bahan perunggu dipilih sesuai permintaan pemesan, yakni Pemkab Gorontalo. Perunggu dipilih karena tahan korosi ketimbang besi dan aluminium.
Meski sudah terbiasa membuat patung, namun Lutse mengaku tidak serta merta melihat tokoh sekilas kemudian mengabadikannya dalam sebuah patung. Ia perlu menjiwai, melakukan wawancara sosok B.J.Habibie dan orang-orang terdekatnya. "Karena seluruh apa yang ada di raut wajah [dalam patung] mencerminkan karakter aslinya," ucap Lutse.
Dalam patung tersebut B.J. Habibie digambarkan mengenakan pakaian adat Gorontalo yang disebut baju Tako, berdiri tegap, kemudian di tangan kanannya memegang pesawat kecil sambil tersenyum. Patung itu menggambarkan seorang B.J. Habibie selain Presiden Ke-3 juga merupakan tokoh kedirantaraan karena telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibi mengatakan pembuatan patung BJ.Habibi tersebut untuk mengingatkan bahwa B.J. Habibi merupakan orang Gorontalo yang lahir di Pare-pare, Sulawesi Selatan. Setelah Pare-pare membuat patung, Gorontalo juga ingin membuat patung serupa, karena B.J.Habibie juga merupakan orang Gorontalo. “Sebelum membuat patung ini, saya sudah berkoordinasi dengan Pak Habibie. Semoga patung ini mengingatkan generasi penerus bahwa B.J. Habibie adalah putra Gorontalo yang berhasil.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.