Iuran BPJamsostek Turun, Pekerja Pamsimas di Jogja Dapat JKK dan JKM
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Andi Rambe
Harianjogja.com, SLEMAN-Sebanyak 1.241 jamaah calon haji Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019 untuk pertama kalinya bertemu dan bersilaturahmi dalam acara Taaruf di Masjid Agung Kabupaten Sleman, Minggu (25/11/2018).
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan Taaruf sangatlah penting guna menciptakan rasa saling menghormati dan memahami karakter antara jamaah calon haji.
"Sehingga jamaah calon haji nantinya dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk dan dapat menjadi haji yang mabrur. Pelaksanaan ibadah haji itu sendiri pada dasarnya merupakan wujud taaruf akbar antarmanusia yang telah diciptakan berbangsa-bangsa," katanya.
Sri Muslimatun berharap para jamaah calon haji dapat mempersiapkan diri secara matang, baik lahir maupun batin. Dengan begitu setelah pulang dari tanah suci nanti para jamaah haji dapat meningkatkan nilai akhlaknya serta mampu mencegah diri dari perbuatan maksiat.
"Sehingga para jamaah haji dapat menjadi teladan bagi masyarakat di sekitarnya dalam hal berperilaku dan bersikap. Banyaknya umat Islam yang menunaikan ibadah haji ini idealnya dapat membawa energi positif kepada bangsa Indonesia," katanya.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sleman yang sekaligus perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Sa ban Nuroni, mengatakan bahwa pihaknya siap untuk memberikan bimbingan, pelayanan dan perlindungan kepada semua jamaah calon haji.
"Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang Tentang Haji Nomor 13 Tahun 2008. Hal ini tak lain agar para jamaah haji dapat melaksanakan ibadah haji sebagaimana mestinya dan dapat menjadi haji yang mabrur sesuai yang diharapkan bersama," katanya.
Ia mengatakan, setelah ini nanti masih ada 15 atau 16 pertemuan lagi.
"Diharapkan jamaah calon haji dapat mengikuti dengan fokus dan serius. Agar nantinya semua dapat menjadi haji yang mandiri selama menjalankan ibadah haji nanti" katanya.
Menurut dia, selain sebagai ajang silaturahmi antarcalon haji, acara tersebut juga bertujuan untuk memberikan informasi terkait kebijakan pemerintah terkait iabadah haji.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan terkait kelengkapan dan persyaratan yang harus dipersiapkan oleh calon jamaah haji sebelum pemberangkatan ibadah haji nanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.