Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Aktivitas di Terminal Condongcatur yang dilalui bus Trans Jogja seperti terlihat Senin (26/11/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Minat masyarakat di Sleman untuk menggunakan angkutan umum sangat rendah. Bahkan sampai 2018 ini, angkutan umum yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman hanya menyisakan tujuh trayek.
Kepala Bidang Transportasi Dishub Sleman, Marjanto, mengatakan sampai 2018 total ada 78 kendaraan angkutan umum yang berizin dan beroperasi di Sleman. Sebanyak 78 unit angkutan umum itu beroperasi di tujuh trayek. Ketujuh trayek itu meliputi trayek Jalur D6; Jalur 26; Jalur 30; Jalur 21; Jalur 19; Jalur 16 dan Jalur D2. "Paling jauh yakni trayek Jalur 30 dengan menempuh rute paling jauh dari Tempel sampai Cangkringan," kata Marjanto, Senin (26/11/2018).
Sampai saat ini di Sleman ada empat terminal yang pengelolaannya berada di bawah kewenangan Dishub Sleman, yaitu Terminal Condongcatur, Pakem, Prambanan, dan Gamping. Selain itu, Marjanto mengatakan, angkutan perdesaan yang biasa digunakan di pelosok desa kini sudah banyak ditinggalkan dan hanya menyisakan sekitar 42 unit
Marjanto mengatakan masyarakat saat ini mulai banyak yang meninggalkan moda transportasi massal dan lebih memilih menggunakan angkutan berbasis online atau menggunakan kendaraan pribadi. "Keinginan masyarakat saat ini ingin mendapatkan angkutan yang dapat mengantarkan penumpang dari pintu ke pintu," ujar Marjanto.
Marjanto mengatakan keberadaan transportasi berbasis layanan online di Sleman pada 2015 juga mulai berdampak pada peralihan minat masyarakat dari transportasi massal. Selain itu, kondisi kendaraan angkutan umum yang beroperasi saat ini tergolong tua. "Banyak kendaraan yang sudah tua tidak diremajakan. Dari tujuh trayek yang masih beroperasi, rata-rata tahun pembuatan kendaraannya berkisar antara 1990 sampai 1997," ucap Marjanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Daftar rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif murah dan sistem pembayaran digital. Solusi transportasi praktis di Jogja.
Cek jadwal SIM keliling Bantul 26 Mei 2026 lengkap lokasi dan jam layanan. Perpanjang SIM A dan C lebih mudah tanpa ke Satpas.
Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencetak debut impresif pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026
PLN lakukan pemeliharaan jaringan 26 Mei 2026. Cek wilayah Jogja terdampak dan jadwal listrik padam 10.00–13.00 WIB.
Saat ini dunia pendidikan sedang mengalami perubahan besar di era Artificial Intelligence (AI) atau akal imitasi.