Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Titik gempa bumi pada Jumat (30/11/2018) dini hari. /Ist- BMKG
Harianjogja.com, KULONPROGO - Gempa bumi yang terjadi di Kulonprogo pada Jumat (30/11/2018) dini hari, dampaknya sampai di Bantul dan Kota Jogja.
Informasi dari Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Kulonprogo terjadi pada pukul 03.42 WIB, Jumat (30/11/2018) dini hari.
Gempa kali ini berlokasi di 122 km sisi barat daya Kulonprogo. Titik gempa berada di 8,84 Lintang Selatan dan 109,74 Bujur Timur dengan kedalaman 18 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG juga melaporkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi tersebut berdampak di wilayah Kulonprogo bahkan sampai ke Bantul dan Kota Jogja. Berdasarkan informasi BMKG, wilayah Bantul terdampak MMI II yakni tergolong lemah tanpa berpotensi menimbulkan kerusakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.