Siswa SLB Negeri Pembina Jogja Bagi-bagi Takjil kepada Warga
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Seorang warga Jogja, tenggelam di Sungai Oyo, Dusun Kedung Miri, Sriharjo, Imogiri, Kamis (6/12/2018) sore.
Korban bernama Raden Bagus Suryo Kusumo, 22, warga Mergangsan, Jogja itu, tenggelam saat mandi bersama teman-temannya, sekitar pukul 16.30 WIB.
Sugiman, warga sekitar lokasi kejadian yang menolong korban mengatakan.
Saat kejadian dirinya sedang berada di sekitar jembatan atau kawasan wisata Sungai Oyo. Kemudian warga heboh setelah mengetahui ada orang tenggelam.
Ia bersama warga langsung melakukan pencarian dengan alat seadanya. Proses pencarian membutuhkan waktu sekitar 15 menitan, "Korban ternyata sudah terbawa arus sekitar 25 kilometer," kata Sugiman.
Meski terbawa arus, namun korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar tiga meter. Sugiman sendiri yang menyelam dan menemukan korban dalam keadaan telungkup di dasar sungai.
Saat ditemukan korban sudah tidak bernyawa. Kapolsek Imogiri Kompol Anton Nugroho Wiowo mengatakan dari hasil pemeriksaan tim medis koran dipastikan meninggal dunia karena tenggelam.
"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban tidak bisa berenang dan tidak mengetahui kondisi kedalaman sungai," kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian komite SLB Pembina untuk menanamkan nilai berbagi dan empati kepada anak-anak
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun.
Seorang Peserta JKN PBPU BP Pemda, Rilani Mardiwiyono (63), merasakan langsung dari manfaat Program JKN. Meski kepesertaan JKN Rilani sempat berhenti
Rupiah melemah ke Rp17.843 per dolar AS dipicu tensi geopolitik dan fokus pasar pada data ekonomi AS serta kebijakan The Fed.
Polisi masih menyelidiki dugaan Minyakita beraroma minyak tanah dalam bantuan CPP di Wonogiri sambil menunggu hasil uji laboratorium BPOM Solo.
Hari pertama SPMB SMP Gunungkidul 2026, pendaftar di SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Wonosari langsung melampaui kuota jalur prestasi dan afirmasi.