Advertisement
Lindungi Perempuan dari Kekerasan, Pemkab Sosialisasikan Salam 3M
Ilustrasi. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman menyosialisasikan Salam 3M kepada masyarakat. Sosialisasi sebagai upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (11/12/2018).
"Salam 3M itu antara lain akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan," kata Sekretaris DP3AP2KB Sleman, Tina Hastani, Selasa.
Advertisement
Menurut Tina sosialisasi dalam bentuk sarasehan bertujuan meningkatnya bentuk kerja sama yang lebih solid untuk mengupayakan penghapusan kekerasan terhadap perempuan. Sarasehan dihadiri oleh Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak (FPK2PA) mulai dari tingkat kabupaten sampai kecamatan. Berdasarkan data DP3AP2KB Sleman, pada 2016 ada 497 kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman. Jumlah itu menurun pada 2017 menjadi 471 kasus. Pada tahun ini sampai semester pertama tercatat terjadi 210 kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mengatakan dalam menghapus kekerasan terhadap perempuan perlu adanya peran aktif masyarakat. "Semua bisa turut terlibat aktif sesuai dengan kapasitasnya dalam upaya penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Isu kekerasan seksual menjadi sangat penting untuk disosialisasikan. Hal ini guna mengurangi angka kekerasan terhadap perempuan di tengah masyarakat," kata Muslimatun, Selasa.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








