UMY Jadi PTM Pertama yang Buka S3 Manajemen

Rektor UMY Gunawan Budiyanto (berdiri) sedang menyampaikan laporan tahunan, Rabu (18/4/2018). - Harian Jogja/Sunartono
21 Desember 2018 22:10 WIB Laila Rochmatin Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Program pendidikan pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi membuka program studi (prodi) baru, Program Studi Doktor Manajemen (PSDM).

Sesuai dengan Surat Keputusan (SK) No.885/KPT/I/2018 yang dikeluarkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada 16 Oktober, UMY memiliki izin untuk menambah satu prodi untuk program doktor. Pendaftaran untuk penerimaan mahasiswa baru telah dibuka sejak 17 November 2018 sampai dengan 28 Februari 2019.

Ketua Program Studi PSDM Prof. Siswoyo Haryono mengatakan berdirinya prodi ini didasari keadaan zaman yang sudah memasuki era keterbukaan informasi dan persaingan pada revolusi industri 4.0.

“UMY ingin mencetak akademisi unggul dan berkarakter Islam yang memiliki karya nyata bagi masyarakat. Kami ingin mencetak doktor manajemen yang bisa menjawab tantangan global, karena sekarang terjadi perubahan yang sangat drastis,” jelas dia, Kamis (20/12/2018) di Gedung Pascasarjana UMY.

Siswoyo berharap dengan adanya program S3 Manajemen tersebut setiap mahasiswa bisa menjadi peneliti yang hasilnya dapat dipublikasikan baik tingkat nasional maupun internasional.

“Hasil disertasi harus dipublikasikan dan bereputasi serta terindeks Scopus. Hal ini dilakukan supaya lulusan kami bisa berguna bagi kemajuan akademik Indonesia,” tambahnya.

Prodi ini memiliki tiga kosentrasi, yaitu Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, dan Manajemen Pemasaran. Bagi mahasiswa yang tidak berasal dari jurusan manajemen ketika mengenyam pendidikan strata-1 dan strata-2 akan mengikuti program matrikulasi terlebih dahulu.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) pertama di Indonesia yang membuka Program Studi Doktor Manajemen. Siswoyo menargetkan dalam waktu dua tahun, prodi yang ia pimpin dapat meraih akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.