SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
GKR Hemas saat memberikan keterangan pers di Kantor DPD RI DIY terkait pemecatan dirinya oleh Badan Kehormatan DPD, jumat (21/12/2018).
Harianjogja.com, JOGJA- Pemberhentian sementara Hemas sebagai anggota DPD RI oleh Badan Kehormatan DPD mendapat perhatian masyarakat. Elemen masyarakat dari Kawula Jogja Istimewa menyampaikan dukungan kepada permaisuri Raja Kraton Jogja tersebut.
Perwakilan dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) Totok Sudarwoto menyatakan dukungan tersebut di hadapan wartawan seusai Hemas menggelar jumpa pers menyikapi pemberhentian sementara.
Totok mengungkap empat pernyataan yang bernada penolakan terhadap keputusan BK DPD RI dan mendukung langkah Hemas menolak Oesman Sapta Odang (OSO). Seperti diketahui, OSO mengambil alih kepemimpinan DPD sejak April 2017. Tindakan itu dinilai dilakukan secara ilegal.
“Kami masyarakat dari Kawulo Jogja Istimewa menyatakan menolak keputusan BK DPD RI yang memberhentikan sementara GKR Hemas karena mengesampingkan fakta kebenaran alasan tidak hadirnya Hemas dalam sidang paripurna sebagai sikap menolak kepemimpinan inkonstitusional. Kami dukung GKR Hemas yang menolak kepemimpinan OSO yang inkonstitusional, diperoleh dengan melawan hukum,” katanya, Jumat (21/12/2018).
Kawula Jogja Istimewa juga meminta BK DPD RI untuk mencabut keputusan pemberhentian sementara sekaligus memulihkan kehormatan GKR Hemas. “Kami menuntut BK DPD RI untuk meminta maaf pada GKR Hemas dan masyarakat DIY,” tegas dia.
Badan Kehormatan DPD sebelumnya diberitakan memberhentikan permaisuri Raja Kraton Jogja itu dari posisinya sebagai anggota DPD karena berkali-kali tak menghadiri rapat DPD. Hemas mengklaim tak mau menghadiri rapat DPD di bawah kepemimpinan OSO karena tindakan tersebut sama saja melegitimasi kepemimpinan OSO yang dinilai ilegal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Perbaikan Jalan Srandakan-Poncosari-Pandansimo Bantul mencapai 43,309 persen, melampaui target dan ditargetkan selesai 28 Desember 2026.
Stasiun Lempuyangan ditata bertahap hingga 2027. Mulai 2028, penumpang KRL akan dilayani melalui akses Utara.