Advertisement
Perkenalkan PBTY, JCACC Gelar Roadshow
Parade atraksi liong dan barongsai mewarnai pembukaan Pekan Budaya Tionghoa (PBTY) 2018 bertemakan Harmoni Budaya Nusantara di sepanjang jalan Malioboro, Jogja, Sabtu (24/2). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) merupakan salah satu agenda tahunan dalam rangka menyemarakkan perayaan Imlek. Untuk lebih mengenalkan festival budaya ini, Jogja Chinese Art and Culture Center (JCACC) menggelar roadshow ke sejumlah sekolah dan perguruan tinggi.
"Tahun-tahun sebelumnya, kami tidak menggelar roadshow. Namun, pada tahun ini, kami lakukan untuk lebih mengenalkan festival Tionghoa tahunan ini," ujar Sekretaris Harian JCACC Agustina Chandra kepada Harian Jogja, Rabu (26/12).
Advertisement
Agustina mengatakan roadshow tersebut telah dimulai pada Oktober lalu hingga awal Desember 2018. Para muda-mudi JCACC mendatangi sejumlah sekolah dan perguruan tinggi, tak hanya mengenalkan festival PBTY secara langsung, tetapi juga ragam budaya akulturasi Tionghoa Jogja kepada anak-anak muda.
"Upaya ini kami lakukan untuk menarik minat serta partisipasi para anak muda Jogja terhadap acara budaya Tionghoa dan Jogja," ungkap Agustina.
BACA JUGA
Selain berbagi dan diskusi budaya, serta perkenalan komunitas tersebut, muda-mudi JCACC juga turut menampilkan atraksi budaya. Agustina berharap melalui kegiatan ini, tidak hanya akan menarik minat sekolah untuk turut berpartisipasi menyemarakkan acara festival tahunan tersebut.
"Kami juga ingin menarik minat anak-anak muda yang ingin berpartisipasi sebagai volunteer untuk sama-sama mengangkat acara festival budaya tersebut," papar Agustina.
Pekan budaya Tionghoa ini merupakan salah satu agenda pariwisata yang selalu dinanti masyarakat Jogja, maupun nasional. Festival yang setiap tahun berpusat di kawasan Pecinan Ketandan, Jogja ini selalu dirayakan setiap perayaan Tahun Baru Tiongkok atau Imlek.
Mengusung Harmony in Diversity, tahun depan PBTY mencoba diusung untuk memperkuat keberagaman masyarakat Jogja yang harmonis. Agustina memaparkan berbagai agenda utama seperti pawai budaya, pertunjukkan seni budaya hingga festival kuliner khas Tionghoa dan Jogja akan menyemarakkan acara ini.
"Tentunya akan ada banyak hal baru juga yang akan kami tampilkan dalam perayaan ini," ungkap Agustina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hujan Lebat Picu Banjir di Jakbar, 12 RT dan 4 Jalan Tergenang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








