Kalau Kendaraan Tak Siap, Jangan Nekat Lewat Jalur Cinomati

Sejumlah warga membantu mendorong mobil yang mogok karena tak kuat menanjak di jalur Cinomati, Pleret, Bantul, Sabtu (29/12/2018) - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
30 Desember 2018 09:50 WIB Hafit Yudi Suprobo Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Bantul beserta Tim SAR di tanjakan Cinomati Pleret, Bantul mengimbau kendaraan yang tidak siap melewati tanjakan agar tidak memaksakan untuk naik melalui jalur tersebut.

Curamnya tanjakan di Cinomati memang menjadi pekerjaan tersendiri bagi para pengemudi dan juga aparat kepolisian dan Tim SAR yang secara sukarela menjaga agar tidak ada insiden mematikan yang terjadi di tanjakan tersebut.

"Kendaraan di sini jika tidak siap menanjak ada kecenderungan mereka akan berhenti kemudian kendaraan yang di belakangnya juga akan berhenti, kendaraan apa pun walaupun masih baru tapi jika tidak menguasai medan dan tidak mengindahkan peringatan pasti akan mengalami kesulitan untuk menanjak, dan petugas Tim Ganjel siap siaga untuk mengganjel," ujar Kanit Lantas Polsek Pleret, Ipda Muh. Widayadi Sanani, di Cinomati, Bantul, Sabtu (29/12/2018).

Ada tiga pos menuju tanjakan Cinomati yang bertujuan untuk membantu pengendara yang kesulitan menanjak di tanjakan yang terkenal mempunyai tingkat kemiringan tinggi.

Kendaraan berpelat luar DIY masih banyak yang terjebak ketika melewati tanjakan tanpa memperhatikan peringatan yang telah dipasang oleh pihak berwenang di jalur sebelum menuju tanjakan Cinomati.

"Kendaraan ketika mau naik harus mengambil gigi 1, AC dimatikan kalau itu mobil, dan ambil jarak," imbau Ipda Muh. Widayadi kepada Harianjogja.com.

Medan yang sempit dan tanjakan yang menikung tajam memang menjadi tantangan luar biasa bagi pengendara yang hendak melewati tanjakan Cinomati.

Terdapat Jurang sedalam 300 meter di sisi luar tanjakan di jalur alternatif menuju Kebun Buah Mangunan, Dlingo, Bantul.