Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Sejumlah warga membantu mendorong mobil yang mogok karena tak kuat menanjak di jalur Cinomati, Pleret, Bantul, Sabtu (29/12/2018)/Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Bantul beserta Tim SAR di tanjakan Cinomati Pleret, Bantul mengimbau kendaraan yang tidak siap melewati tanjakan agar tidak memaksakan untuk naik melalui jalur tersebut.
Curamnya tanjakan di Cinomati memang menjadi pekerjaan tersendiri bagi para pengemudi dan juga aparat kepolisian dan Tim SAR yang secara sukarela menjaga agar tidak ada insiden mematikan yang terjadi di tanjakan tersebut.
"Kendaraan di sini jika tidak siap menanjak ada kecenderungan mereka akan berhenti kemudian kendaraan yang di belakangnya juga akan berhenti, kendaraan apa pun walaupun masih baru tapi jika tidak menguasai medan dan tidak mengindahkan peringatan pasti akan mengalami kesulitan untuk menanjak, dan petugas Tim Ganjel siap siaga untuk mengganjel," ujar Kanit Lantas Polsek Pleret, Ipda Muh. Widayadi Sanani, di Cinomati, Bantul, Sabtu (29/12/2018).
Ada tiga pos menuju tanjakan Cinomati yang bertujuan untuk membantu pengendara yang kesulitan menanjak di tanjakan yang terkenal mempunyai tingkat kemiringan tinggi.
Kendaraan berpelat luar DIY masih banyak yang terjebak ketika melewati tanjakan tanpa memperhatikan peringatan yang telah dipasang oleh pihak berwenang di jalur sebelum menuju tanjakan Cinomati.
"Kendaraan ketika mau naik harus mengambil gigi 1, AC dimatikan kalau itu mobil, dan ambil jarak," imbau Ipda Muh. Widayadi kepada Harianjogja.com.
Medan yang sempit dan tanjakan yang menikung tajam memang menjadi tantangan luar biasa bagi pengendara yang hendak melewati tanjakan Cinomati.
Terdapat Jurang sedalam 300 meter di sisi luar tanjakan di jalur alternatif menuju Kebun Buah Mangunan, Dlingo, Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
UMKM Bantul, Injapan Corporation, telah delapan kali mengirim cabai beku ke Jepang dengan akumulasi transaksi mendekati Rp1 miliar.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.