Kaliurang Masih Menjadi Andalan Pariwisata Sleman

Atraksi kesenian jatilan yang digelar di Tlogo Putri, Kawasan Wisata Kaliurang, Selasa (1/1/2018). - Harian Jogja/fahmi Ahmad Burhan
01 Januari 2019 21:15 WIB Fahmi Achmad Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Di hari libur Tahun Baru 2019, objek wisata Kaliurang masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Sleman. Meski demikian, dibanding libut Tahun Baru 2018, jumlah wisatawan yang datang jauh menurun.

Petugas lapangan objek wisata Kaliurang, Sri Purwati, mengatakan jumlah wisatawan yang berkunjung saat libur Tahun Baru 2019, Selasa (1/1/2019) meningkat dua kali lipat dibanding pada hari biasa. Berdasarkan pencatatan kendaraan yang masuk, pada Minggu (30/12/2018) jumlah kendaraan wisatawan yang masuk mencapai 3.000 unit kendaraan, pada Senin (31/12/2018) hingga pukul 15.00 WIB jumlahnya mencapai 2.900 unit kendaraan. Pada Senin malam, jumlah kendaraan maupun wisatawan yang datang melonjak dua kali lipat.

Ia mengatakan berbagai acara digelar di malam pergantian tahun, seperti kesenian tradisional serta pesta kembang api. "Kunjungan wisatawan ramai hingga Selasa siang," kata Sri, Selasa.

Meski jumlah wisatawan cukup banyak, dibandingkan tahun lalu jumlah wisatawan yang datang justru berkurang. "Penurunan jumlah wisatawan bisa mencapai sekitar 50 persen dibanding perayaan tahun baru 2018," ucap Sri.

Di Kaliurang, pengunjung berwisata di sejumlah objek wisata yang ada seperti Museum Ulen Sentalu, Tlogo Putri, Tlogo Nirmolo, Museum Taman Gunungapi Merapi dan Merapi Park.

Di sisi lain, peningkatan jumlah wisatawan yang datang tidak dibarengi dengan pelayanan. Beberapa pengunjung mengeluhkan pengelolaan Kaliurang yang kurang rapi. Salah seorang wisatawan asal Klaten, Jawa Tengah, Sri Suryadi, mengatakan Kaliurang kurang rapih dan kurang ada pengembangan. "Saya sudah beberapa kali datang ke sini [Kaliurang]. Menurut saya kurang ada pengembangan, bahkan kurang rapi," ujarnya, Selasa.

Untuk 2019, Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menargetkan kunjungan wisatawan mencapai sembilan juta kunjungan. Untuk mencapai target tersebut berbagai acara bakal digelar seperti Sleman Temple Run dan Tour de Merapi.

Kepala Dispar Sleman, Sudarningsih, mengaku optimistis dengan target sembilan juta wisatawan pada 2019. "Di 2018 Bupati menantang kami agar mencapai target kunjungan delapan juta wisatawan, dan di 2019 target kembali dinaikkan menjadi sembilan juta wisatawan," katanya saat ditemui Selasa.

Kepala Seksi Analisis Pasar Dokumentasi dan Informasi Pariwisata Dispar Sleman, Kus Endarto, mengatakan dalam menggenjot kunjungan wisatawan jajarannya mengandalkan berbagai acara. "Yang paling berpengaruh itu event, kalau hanya mengejar dari wisata alam target sulit tercapai," katanya.