Jadwal SIM Keliling Bantul 7 Juli 2026 di Manding, Kuota Cepat Habis
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, JOGJA—Data Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSPJS) Jogja perlu dicermati ulang. Pasalnya, data penerima yang sedang diverifikasi, dinilai masih tidak sesuai dengan sasaran program.
Ketua Komisi D DPRD Kota Jogja Antonius Fokki Ardiyanto mendesak Pemkot agar segera menyelesaikan data KSJPS atau Kartu Menuju Sejahtera (KMS) 2019. Menurutnya, data KSJPS/KMS tersebut seharusnya selesai pada akhir Desember 2018, namun hingga kini belum juga disosialisasikan.
"Idealnya, begitu masuk anggaran baru atau tahun 2019 maka data KSJPS atau pemegang KMS yang baru sudah bisa disosialisasikan ke masyarakat. Saat ini juga hak-haknya sudah bisa diakses,” katanya, Minggu (6/1/2019).
Dia juga mengaku masih menerima beberapa keluhan warga yang menilai data KSJPS kurang sesuai. Ada beberapa warga, kata dia, yang seharusnya tidak masuk dalam kategori miskin, namun masih diloloskan oleh petugas lapangan.
Oleh karena itu, Fokki meminta Dinas Sosial (Dinsos) mampu lebih cermat dalam melakukan proses verifikasi dan pengolahan data hasil uji publik.
Hal ini supaya program KSJPS tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan kecemburuan di masyarakat. Terlebih penerima KSJPS atau Kartu Menuju Sejahtera (KMS) 2019 akan dimasukkan dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pemberdayaan yang bisa diakses oleh seluruh instansi. "Data tersebut akan digunakan sebagai acuan untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan," katanya.
Berdasarkan hasil koordinasi antara dengan Dinsos Jogja, kata dia, rumitnya proses pendataan KSJPS untuk calon pemegang KMS 2019 dikarenakan penggunaan parameter yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini parameternya disesuaikan dengan yang digunakan oleh Kementerian Sosial dalam menyusun Basis Data Terpadu (BDT) bagi warga kurang mampu.
Dia menilai, kondisi tersebut akan jadi kendala petugas lapangan saat pendataan. Dari informasi yang dia terima, khususnya saat proses uji publik tahap kedua memang muncul beberapa kendala. "Misalnya, kesiapan data di wilayah. Hal itu menimbulkan keresahan masyarakat. Bahkan masih ada tujuh kelurahan yang baru selesai uji publik tahap kedua di akhir tahun,” ucap Fokki.
Terkait dengan hal itu, Kepala Dinsos Jogja, Bejo Suwarno menjelaskan jika data KSJPS 2019 sebenarnya sudah selesai dan siap ditetapkan. Dinsos masih memverifikasi terhadap 24.760 KK. Masing-masing terdiri dari pemegang KMS 2018 sebanyak 17.253 KK, ditambah usulan masyarakat sebanyak 7.507 KK.
"Pendataan tahun ini jauh lebih rinci, makanya proses pengolahan data juga membutuhkan waktu. Kami targetkan maksimal pertengahan Januari ini atau pekan depan daftar penerima KSJPS 2019 akan disosialisasikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Mau nonton HP di layar TV? Simak 5 cara mudah menyambungkan HP ke TV, dari screen mirroring, Chromecast, hingga kabel HDMI. Praktis dan anti ribet!
Pemerintah mematangkan aturan KPR 40 tahun. Skema ini berpotensi membuat cicilan rumah subsidi di bawah Rp1 juta per bulan.
Istana Buckingham cari videografer untuk Raja Charles! Gaji Rp1,2 miliar/tahun. Tugas bikin konten kekinian untuk Instagram, X, YouTube. Daftar sebelum 12 Juli!
Ban tubeless motor sering bocor? Waspada penyebab dari paku hingga tambalan kurang sempurna. Simak tips perawatan agar ban lebih awet di sini.
Tarif masuk pantai barat Bantul turun menjadi Rp5.000. Dampaknya, jumlah wisatawan melonjak lebih dari 100 persen dalam sepekan.