CSR Perusahaan Bisa Dipakai Lindungi Pekerja Informal, Ini Arahan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Suasana OYO Hotels di Kampung Lawasan Heritage Cottage, Depok, Sleman. /IST-Humas OYO Hotels
Harianjogja.com, JOGJA– OYO Hotels selaku jaringan hotel berbasis teknologi dengan pertumbuhan tercepat di dunia hadir di Jogja. Dengan hadir di Jogja, OYO Hotels menawarkan pengalaman menginap yang terstandarisasi dengan harga terjangkau. Saat ini lebih dari 5000 hotel yang tergabung dalam jaringan, OYO Hotels menargetkan mampu memperluas cakupan layanannya hingga ke 100 kota di Indonesia hingga akhir 2019.
Country Head OYO Indonesia, Rishabh Gupta mengatakan Jogja merupakan salah satu kota terpopuler di Indonesia yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Dinas Pariwisata Kota Jogja mencatat selama 2017 terdapat total 397.000 wisatawan asing dan 4,7 juta wisatawan domestik yang mengunjungi Jogja. Sekitar 23,7 juta orang mengunjungi situs-situs wisata di DIY.
Tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Jogja berdampak pada meningkatnya permintaan akan kamar. Hal itu tidak hanya dirasakan oleh hotel kelas atas dan menengah, namun juga di segmen hotel budget. "Untuk memaksimalkan peluang pasar, hotel budget kerap menghadapi berbagai tantangan seperti kualitas customer service, skill para staff, marketing, dan yang paling penting adalah kemampuan untuk menyediakan secara konsisten fasilitas dan layanan terstandarisasi bagi para tamunya," katanya melalui rilisnya, Rabu (16/1/2019).
OYO Hotels memainkan perannya dalam membantu hotel budget untuk mengatasi tantangan tersebut, memastikan mereka mendapatkan perubahan terbaik dan pelatihan staff untuk menghadirkan pengalaman berkualitas bagi para tamu. Ketika memesan layanan OYO Hotels, para tamu mendapatkan jaminan akan pengalaman menginap terstandarisasi di seluruh jaringan OYO Hotels.
"Setiap properti di jaringan OYO Hotels dilengkapi dengan beberapa fitur utama seperti pendingin udara, televisi, tempat tidur yang bersih, Wi-Fi gratis, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang higienis. Selain menawarkan fasilitas berkelas, prioritas kami adalah memberikan penginapan berkualitas dengan harga terjangkau. Para tamu bisa dengan mudah mendapatkan layanan melalui saluran online maupun offline, termasuk aplikasi OYO, website, atau call centre," katanya.
"Di Jogja sendiri, kami telah memiliki 15 hotel dan 40 OYOpreneurs [sebutan untuk pegawai OYO] hanya dalam waktu 45 hari sejak beroperasi di kota ini. Mereka memiliki akses ke penggunaan teknologi OYO. Kami juga melatih staf hotel untuk mengidentifikasi kesenjangan layanan. Melalui integrasi aplikasi OYO, manajer hotel, dan keunggulan operasional, kami ingin memberdayakan para pemilik hotel dengan memberikan pengalaman luar biasa pada tamu. Kami berharap dapat mereplikasi kinerja ini di Yogyakarta dalam beberapa bulan mendatang dan menjadikannya Kota OYO!" tambah Rishabh.
Secara nasional, OYO telah mengalami pertumbuhan bisnis sebesar lima kali lipat. Sejak beroperasi di Indonesia pada Oktober 2018, OYO memiliki lebih dari 150 hotel di 16 kota dan rata-rata para mitra hotel kami mengalami peningkatan okupansi kamar sebesar 80%jika dibandingkan sebelum bergabung dengan jaringan OYO Hotels. Melalui teknologi dan kemampuan mentransformasikan serta menjalankan bisnis perhotelan, OYO Hotels juga sukses menambah 70 hotel dalam jaringannya setiap bulan. "Kami juga menerima tanggapan luar biasa. Berdasarkan data, 70 persen hotel kami mendapat rating 8 ke atas di berbagai platform pemesanan hotel," jelas Rishabh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong CSR perusahaan dimanfaatkan untuk memperluas perlindungan Jamsostek bagi pekerja informal di DIY.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.