Ribuan Peserta KKN Diterjunkan di 216 Dusun DIY untuk Jalankan Pemberdayaan Masyarakat

Rektor UAD Kasiyarno saat melepas peserta KKN, Kamis (17/1/2019). - IST/LPPM UAD.
18 Januari 2019 03:17 WIB Sunartono Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 1.900 mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta diterjunkan pada tiga kabupaten di DIY. Penerjunan mahasiswa KKN itu dilakukan di Masjid Islamic Center, Kampus UAD Ringroad Selatan, pada Kamis (17/1/2019). Para mahasiswa tersebut akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Rektor UAD Kasiyarno mengatakan program KKN yang dilaksanakan mahasiswanya lebih menekankan pada pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu dalam setiap program yang dijalankan peserta KKN selalu melibatkan masyarakat. 

"Masyarakat selalu harus dilibatkan, baik itu program seperti pemberdayaan ekonomi, maupun kegiatan lain seperti olahraga. Sehingga masyarakat mendapatkan manfaat dari pelaksanaan program tersebut," ungkapnya dalam keterangan persnya, Kamis (17/1/2019).

Kepala Pusat KKN UAD Purwadi menambahkan para mahasiswa telah diberikan berbagai pembekalan terkait persiapan program, termasuk pemberdayaan masyarakat. Di sisi lain, masyarakat lokasi KKN seringkali memberikan respon positif terkait program tersebut. "Khusus untuk DIY ini kami sasar tiga kabupaten yaitu Gunungkidul, Kulonprogo dan Bantul," katanya.

Khusus untuk Gunungkidul diterjunkan sebanyak 1.069 mahasiswa berada di kecamatan Tepus ada dua desa pada 30 dusun, kecamatan Tanjungsari sebanyak tiga desa, 30 dusun, Gedangsari mencakup lima desa 30 dusun dan Patuk meliputi lima desa 30 dusun. Sedangkan di Kulonprogo total 424 mahasiswa yang diterjunkan di Kecamatan Sentolo dan Kalibawang, kemudian di Bantul sebanyak 430 mahasiswa ditugaskan di Pandak dan Dlingo. "Totalnya untuk seluruh DIY menyasar 216 dusun pada 30 desa di DIY," ujarnya.

Purwadi menambahkan, selain itu pihaknya juga mengirim peserta KKN ke luar DIY, seperti di Kecamatan Susukan, Banjarnegara sebanyak 213 mahasiswa, di Propinsi Gorontalo sebanyak 24 mahasiswa. "Kemudian KKN internasional dengan jumlah enam mahasiswa dikirim ke Thailand, total yang diterjunkan 2.166 mahasiswa," ujarnya