Advertisement
Kurikulum Kebencanaan Masuk Mata Pelajaran dan Ekstrakurikuler
Ilustrasi kurikulum kebencanaan - Okezone.com
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Kurikulum pendidikan tentang kebencanaan akan diintegrasikan dengan mata pelajaran yang ada dan tidak berdiri sendiri sebagai satu mata pelajaran.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja, Budi Asrori mengatakan berdasarkan kesepakatan terkait pendidikan kebencanaan tersebut akan diintegrasikan dengan mata pelajaran yang ada.
Advertisement
“Sudah ada struktur kurikulum SD, SMP, ya menjadi bagian dari suatu materi. Lebih banyak pendidikan karakter juga kan, termasuk juga yang pendidikan antikorupsi itu, selain kebencanaan,” ujar Budi, Sabtu (19/1/2019).
Integrasi tersebut nantinya ada di mata pelajaran pokok maupun dimasukkan pada ekstrakulikuler, seperti pramuka maupun ekstrakurikuler lainnya. Meski belum berdiri sendiri sebagai mata pelajaran, sejumlah usulan kurikulum seperti kebencanaan maupun antikorupsi akan semakin ditekankan mulai tahun ini.
BACA JUGA
Selain itu Budi mengungkapkan dinas juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meningkatkan sekolah siaga bencana, termasuk memberi pelatihan pada para pendidik atau guru.
Menurutnya yang perlu ditingkatkan saat ini adalah kesadaran bahwa setiap saat bisa saja terjadi bencana. “Bencana kan sebenarnya ada yang bisa diantisipasi seperti banjir, tanah longsor, tetapi memang ada juga yang tidak bisa diprediksi seperti gempa atau gunung meletus. Antisipasinya korban diminimalisir manusia maupun sarana prasarana. Perlu kesadaran bersama,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Mutu, Disdik DIY, Didik Wardaya. Ia mengatakan kurikulum kebencanaan akan terintegrasi dengan mata pelajaran yang sudah ada.
“Akan terintegrasi dengan mata pelajaran yang ada. Terlalu banyak [mata pelajaran] juga saya rasa kalau berdiri sendiri, seperti halnya tentang berlalu lintas, antikorupsi atau yang lainnya jika berdiri sendiri,” ujar Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
- Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
- Besok Masuk Kerja ASN Bantul Diminta Tancap Gas Meski WFA
- Stok Pangan di Jogja Melimpah Saat Permintaan Lebaran Naik
- Puncak Arus Balik Penumpang Kereta di Jogja Tembus Puluhan Ribu
Advertisement
Advertisement







