Tol Kulonprogo-Solo Tunggu Persetujuan Karanganyar, Boyolali, & Klaten

Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi Jum'at, 25 Januari 2019 18:05 WIB
Tol Kulonprogo-Solo Tunggu Persetujuan Karanganyar, Boyolali, & Klaten

Ilustrasi jalan tol. /Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberi tenggat waktu sampai akhir Januari kepada tiga kabupaten yakni Karanganyar, Boyolali, dan Klaten untuk menyetujui trase alias sumbu jalan Tol Kulonprogo-Solo.

Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Jawa Tengah Peni Rahayu mengatakan ketiga kabupaten tersebut pekan depan harus memberikan tanggapan mengenai trase pembangunan jalan Tol Kulonprogo-Solo. Saat ini, ketiganya masih mengkaji apakah sumbu jalan tol itu sudah sesuai dengan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) masing-masing kabupaten atau belum.

"Kami dari pemerintah provinsi memberikan waktu sampai akhir Januari untuk memberikan tanggapan terkait trase pembangunan jalan tol. Jika semua sudah setuju baru berlanjut ke tahap berikutnya," kata Peni, Jumat (25/1/2019).

Jika ketiga kabupaten tersebut sudah menyetujui trase yang disodorkan, langkah selanjutnya adalah penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Menurut Peni, amda harus disusun Pemerintah Pusat karena pembangunan Tol Kulonprogo-Solo akan melewati dua provinsi yakni Jawa Tengah dan DIY.

"Rencananya, amda akan disusun pada Februari mendatang," ujar dia.

Selanjutnya, penetapan lokasi (penlok) akan dipastikan pada Juli dengan catatan amda dari Kementerian LHK sudah jadi.

"Tinggal menunggu selesainya amdal dari Kementerian LHK," kata dia.

Tol Kulonprogo-Solo rencananya memiliki panjang 92,85 kilometer, jalur12 kilometer akan dibangun melayang atau elevated.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online