PENDAFTARAN SNMPTN: Sejumlah Sekolah di DIY Tidak Mengisi PDSS

Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
30 Januari 2019 11:10 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Masih ada puluhan SMA sederajad yang hingga Jumat (25/1/2019) belum mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) sebagai syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019. Sebelumnya rencana batas akhir pengisian PDSS pada Jumat (25/1/2019), tetapi diperpanjang hingga Minggu (27/1/2019) pukul 18.00 WIB, untuk memberi kesempatan sekolah yang belum mengisi.

“Belum ada rilis dari panitia pusat. Terakhir info ke kami Jumat (25/1/2019) ada 80 sekolah yang belum selesai mengisi PDSS. Semoga jumlah berkurang, karena sekolah yang belum sudah dikontak dan ada perpanjangan waktu,” kata Kepala Humas UNY Anwar Efendi, Selasa (29/1/2019).

Ada pun 80 sekolah tersebut berasal dari Gunungkidul 24 sekolah, Bantul 19 sekolah, Sleman 18 sekolah, Kota Jogja 11 sekolah, dan Kulonprogo ada tujuh sekolah.

Diungkapkan Anwar, setelah selesai PDSS nanti ada pengumuman persentase jumlah siswa setiap sekolah yang bisa mengikuti SNMPTN, setelah itu siswa baru mendaftarkan ke perguruan tinggi tujuan.

Anwar mengatakan tahun lalu animo siswa yang mengikuti jalur SNMPTN di UNY mencapai ribuan orang. “Mencapai 41.856 siswa dan yang diterima 1.661 siswa. Harapannya tahun ini animonya meningkat,” ujar Anwar.

Setelah tahapan SNMPTN, akan dilanjutkan dengan persiapan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Secara terpisah, Kepala Bidang Pendidikan Menegah (Dikmen), Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Isti Triasih mengatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi sekolah mana saja yang tidak input PDSS.
“Kami belum menerima laporan sekolah mana yang sudah input dan yang belum. Nanti kami informasikan,” kata Isti.

Dikatakan dia, dinas sebenarnya sudah mengimbau SMA sederajad untuk melakukan input PDSS jauh-jauh hari saat sudah mulai dibuka masa input. “Kami mengimbau sekolah agar semua dapat mengisi PDSS. Tujuannya memfasilitasi anak agar dapat ikut SNMPTN,” ucapnya.

Jika ada sekolah yang belum atau tidak mengisi PDSS biasanya karena kemauan siswa sendiri yang tidak ingin ikut SNMPTN. “Biasanya sekolah yang jumlah siswanya tidak banyak juga tidak mengisi. Atau siswa SMK yang ingin langsung bekerja setelah lulus,” kata Isti.