Kelenteng Bersiap Sambut Imlek

Pekerja menyelesaikan perbaikan atap pada Kelenteng Fuk Ling Miau di Gondomanan, Jogja, Senin (14/1)./Harian Jogja - Desi Suryanto
31 Januari 2019 07:32 WIB Rheisnayu Cyntara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kelenteng di Jogja mulai bersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2570 yang jatuh pada Selasa (5/2) mendatang, di antaranya Klenteng Fuk Ling Miau (Gondomanan) dan Klenteng Tjen Ling Kiong (Poncowinatan). Setelah Kelenteng Poncowinatan mengadakan jamasan patung dewa dan dewi pekan lalu, kini giliran Kelenteng Gondomanan menyelenggarakannya pada Rabu (30/1).

Beberapa umat dan pengurus kelenteng membersihkan patung dewa dan dewi menggunakan air bunga dan kayu cendana. Seluruh patung yang berada di altar persembahyangan dikeluarkan untuk dibersihkan dari debu, dimandikan, dan juga diganti jubahnya dengan yang baru.

Ketua Pengurus Klenteng Gondomanan Ang Ping Siang atau dikenal juga dengan nama Angling Wijaya mengatakan jamasan rupang dewa dewi ini adalah upacara tahunan jelang perayaan Imlek. Menurutnya, laiknya manusia yang akan tampil sebaik mungkin jelang hari raya, hal yang sama dilakukan pada seluruh rupang dewa dewi yang ada di kelenteng yang berdiri sejak 1845 tersebut.

Angling menuturkan total ada sekitar 200 patung yang dimandikan dari 17 altar yang ada di kelenteng. Pada malam sebelumnya, umat bersembahyang di Kelenteng Gondomanan bertepatan dengan keyakinan bahwa dewa dewi sudah naik ke surga. Rupang dewa dewi lantas dibersihkan untuk menyambut kedatangan para dewa dewi kembali ke bumi pada 8 Februari mendatang. "Seluruh patung dibersihkan supaya diberkati sehat, rezeki, dan keselamatan serta siap digunakan untuk sembahyang," katanya kepada Harian Jogja.

Selain melakukan jamasan, Angling menuturkan sepekan sebelumnya dilakukan pula renovasi kelenteng. Belasan tiang kayu yang sudah lapuk dan dimakan ngengat diganti dengan yang baru, begitu juga dengan genteng dan plafon. Warna cat yang sudah pudar di beberapa bagian kelenteng juga dicat kembali. Menurutnya renovasi ini dilakukan setiap tahun tergantung bagian mana rusak dan harus segera diperbaiki. Semua dilakukan demi mempercantik dan memperindah kelenteng jelang perayaan Imlek.

Angling menambahkan rangkaian acara menyambut Imlek di Kelenteng Gondomanan dimulai Minggu (20/1) dengan sembahyangan penutupan tahun Shio Anjing (WanFuk), dan Selasa (29/1) para dewa naik ke surga, disusul Rabu (30/1) pemandian seluruh rupang dewa dewi. Tak berhenti sampai di situ saja, sembahyangan bersama akan digelar Senin (4/2) mulai pukul 19.00 WIB hingga Selasa (5/2) pagi. Saat pergantian malam tahun baru Imlek ini nantinya akan ada penyalaan lilin dari umat. Setelah perayaan Imlek, akan dilanjutkan Sembahyangan Pai Thien Kung Dan pada Selasa (12/2), perayaan Cap Go Meh 2019 pada Selasa (19/2), serta Senin (25/2) ada upacara Ci Suak.

"Di tahun baru ini kami seluruh umat berharap Indonesia selalu maju dan sukses, masyarakatnya dapat hidup rukun, damai, sejahtera, bahagia serta mudah mendapat rejeki dan kesehatan.

Semua doa baik untuk seluruh masyarakat," tuturnya.