PEMILU 2019: Kotak Suara di Sleman Mulai Dirakit
Pekerja sedang merakit kotak suara di Gudang Logistik KPU Sleman, Rabu (13/2/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mulai merakit logistik kotak suara untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Perakitan logistik itu dilakukan di Gudang Logistik KPU Kabupaten Sleman, Rabu (13/2/2019).
Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sleman, Aswino Wardhana, mengatakan jumlah kotak suara akan dirakit disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Sleman, yakni berjumlah 16.955 buah. Setidaknya, kata dia, sebanyak delapan orang tenaga buruh harian lepas dikerahkan untuk merakit kotak KPU yang berbahan dasar katon dupleks tersebut.
"Sejauh ini kondisi kotak KPU dalam kondisi bagus karena disimpan dalam keadaan masih terplastik. Ketika merakit itu membuka plastik yang tersegel," katanya saat ditemui di Gudang KPU Sleman, Rabu.
Lebih lanjut, dia mengaku telah menargetkan proses perakitan seluruh kotak suara bisa diselesaikan selama sepekan ke depan. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi apabila ada kerusakan atau kekurangan unit kotak suara. "Jika terjadi demikian [kerusakan dan kekurangan kotak suara], akan kami ajukan permintaan kotak suara ke KPU RI," ujar Aswino.
Begitu selesai dirakit, kotak suara tersebut akan disimpan di gudang untuk menunggu proses kekurangan alat kelengkapan TPS yang lain seperti surat suara, alat tulis, serta kartu identitas yang masih menunggu terpenuhinya pengadaan dari KPU RI dan KPU DIY. "Untuk proses distribusi, akan dilakukan tiga hari sebelum hari H," ucap dia.
Salah seorang pekerja harian lepas yang dipekerjakan dalam perakitan kotak suara, Rizal Rully, warga Seyegan, mengatakan kotak suara tersebut mudah untuk dirakit. "Mudah, kan tinggal mengikuti pola dan dikancing. Sehari minimum 100 kotak suara kotak suara dengan waktu minimal paling 1 menit," kata dia.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share